Puisi Kehidupan Terbaru "Rindu Pak Harto"

selamat malam malam sahabat CTE di malam yang sedikit sunyi ini saya akan berbagi buat teman-teman puisi yang bisa mewakili selueruh perasaan rakyat indonesia saat ini, tentang carut marut negara ini dalam menuntaskan kemiskinan di negara ini banyak sekali janji janji wakil rakyat yang katanya akan mensejahterakana rakyatnya justru malah mereka  menyengsarakan rakyatnya dengan merampas semua harta kekeayaan negara untuk kepentinagan pribadi mereka, banyak tukang ojek yang terlunta-lunta karena kebutuhan bensin yang harganya oleh pemerintah di naikan mana katanya yang dahulu ingin mensejahterakan rakyat, nyatanya kami para rakyat kecil masih saja merasakan kesengsaraan, bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-haripun kami sangat sulit, oke baiklah teman-teman sahabat CTE langsung saja.

Puisi Kehidupan Terbaru "Rindu Pak Harto"


"RINDU PAK HARTO"

Senyum itu kian berarti
ketika harga - harga melambung tinggi
saat ini dan di kemudian hari
para gembala dan pedagang asongan demam tinggi
karna pendapatan sulit di bagi
apakah ini akan terus sampai nanti ?
ataukah mereka harus masuk peti mati ?
karna keadilan ekonomi tidak mereka dapati
sementara sang pujangga terhibur naik pedati
lihatlah...antrian SPBU di padati
oleh tukang ojek yang merasa di khianati
janji yang menebar sangat di nanti - nanti
sosok pemimpin yang wibawa di taati
apakah ini cerita dongeng yang sudah terlewati
atau sekedar jargon olah lati
sebagai penghiburan sang pemerhati
oh....rindu pandu pada dirimu
sosok lembut tersenyum pilu
Pak Harto yang telah berlalu
tetapi kerinduan terasa menderu
saat harga terkendali mampu terbeli
cintanya pada petani nelayan tiada terperi
ada Klompen Capir atau KUD dengan daya beli
semoga fenomena ini segera kembali
dan rakyatpun tersenyum dengan nasi kebuli
seperti layaknya " The Smiling General "
Rindu haru Pak Harto soko guru
turu ra turu arep melu
mlebu metu soko penghulu
ugemane posoko sewu semar guyu.

Puisi by : Abdullah Fathoni,S.E.,M.M.

setelah membaca puisi ini apa yang sahabat CTE pikirkan tentang carut-marut negara ini masih kah kita harus di dampingi wakil rakyat yang tak peduli dengan rakyat, percumah saja jika pemimpinya bagus tapi wakil rakyatnya jelek dan tak bertanggung jawab. oke sekian dulu ya sahabat CTE tentang Puisi Kehidupan bernegara dan bermasyarakat.