Puisi Jatuh Cinta By Vina BERILAH AKU PELUANG

Selamat Pagi Sahabat CTE, Pagi hari kini sudah mulai beranajak menuju siang hari tak satupun pekerjaan yang telah aku kerjakan kecuali hanya menulis dan menulis, menulis sesuatu yang tak berarti yang penting bisa membuat hati para sahabat CTE ceria di siang hari nanti. sahabat dalam sebuah liku hidup perjalananmu pasti akan pernah menemui yang namanya persaan jatuh cinta mulai mengenal lawan jenis dan mulai menyukai lawan jenis, itu adalah suatu hal yang lumrah namun sahabat adakah dari sahabat yang mengalami kesulitan dalam mengunkapkan perasaan cinta tersebut, kadang ada sebagian orang dengan lancar mengungkapkan perasaan cinta itu, namun ada juga sebagian orang yang berat mengungkapkan perasaan itu. mereka berat mengungkapakan itu sebenarnya bukan karena hal kecil saja yaitu takut dia yang kita sukai itu tiba-tiba saja menjauhi kita, itu mainset yang ada dalam benak kita atau ada juga yang takut jika perasanya itu tak sampai alias di tolak. mainset seperti ini yang harus kita buang jauh-jauh. kita harus pandai-pandai jika cinta di tolak anggap saja itu angin lalu dan yang menolak jangan di acuhkan anggap aja teman sambil usaha lagi hahaha. oke sahabat simak yuk puisi berikut.

Puisi Jatuh Cinta By Vina BERILAH AKU PELUANG


"BERILAH AKU PELUANG"

setelah pertama ku pandang, telah ku simpan satu keindahan yang tak dapat ku ungkapkan..
indahnya hidup biLA ku tahu kau suka pada ku harapkan ia kan berterusan hendaknya harapkan ia bukan lah lagi sebuah mimpi yang menyakitkan
harap ia bukan lah lagi sebuah dugaan tp sebuah intan yang telah ditakdirkan…
namun tidak dapat ku ungkap dengan kata luahan..
bukan ku takut dengan takdir tuhan, tp kerana ku takut…
Saat aku melihatmu ..
Aku takut untuk mengenalimu..
Saat aku mengenalmu..
Aku takut untuk mendekatimu..
Saat aku mendekatimu..
Aku takut untuk mencintaimu..
Saat aku mencintaimu..
Aku sangat takut kehilanganmu..
andainya kasih yang ingin kau berikan itu satu takdir ilahi…
tidak mungkin ku akan biarkan ia kesepian..
andai ada ruang untuk ku isi,
buka kan lah ia untuk ku mengisi, tak sanggup lagi ku nafikan segala yang ada dalam hati…
setiap detik berlalu ku nafikan walau ia adalah kamu, setiap kali termenung ku ukir nama mu, setiap kali ku terkenang gurau sendamu, ketawa ku walau keseorangan…
kini ku menyimpan rasa rindu yang tak dapat ku luahkan..
ingin ku cuba untuk selami sesuatu yang mungkin tak akan ku dapat harungi, kini kerna ego ku, kau terus berdiam diri.. maaf lah diri ini wahai kasih..
kan ku buktikan keikhlasan untuk mu seorang yang ku cintai

Puisi by : Zhulvina Dwi Jayanti


Sahabat sebelum kamu mulai belajar mencintai maka sahabat belajar lah dulu untuk disakiti biar nanti ketika sahabat sudah mulai mencintai, dan yang sahabat cintai itu menyakiti sahabat, sabahat semua sudah terbiasa. oke sekian dulu ya sahabat semoga ini bisa membuat sahabat tersenyum.

2 komentar

ENES said...

Janganlah takut mencintai, Vina. Mencintai dan dicintai adalah kebutuhan kodrati setiap manusia. Maka cintailah dirimu dengan penuh rasa syukur. Dan kau pun akan mampu mencintai orang lain. Dan sebagai akibatnya, kau akan mendapat pula pantulan simetris: dicintai oleh orang yang kau cintai itu...

memuisi.blogspot.com

hudda torres said...

super sekali mas.. bro