Puisi Kematian By Alamadan Basyari

Hallo Selamat pagi sahabatku, sinar mentari yang menyengat ini saya jadikan refrensi untuk terus berkreasi dan berinovasi saya ingin mencari bukti-bukti bahwa sinar mentari itu adalah milik illahi namun tak pernah ku temui namun seharusnya aku sadar dengan semua ini bahwa yang selama ini aku cari itu ada sekitar sini jawabanya adalah kitab suci dan kepercayaan dalam hati ini sahabatku semua yang tuhan rencanakan untuk umat manusia ini sudah terkonsep dengan rapi, termasuk mati sahabat ku mati itu tak pernah ada yang mengetehaui akan bagaimana dan kapan kita akan mati karena itu semua adalah rahasia ilahi, mungkin hanya tanda-tanda yang bisa ketahui. sahabat ada tiga hal yang tidak akan pernah bisa di ketahui oleh manusia di bumi ini 1. adalah hari kiamat 2. kematian dan yang ke 3. adalah jodoh kita tak akan pernah tau kapan hal itu terjadi menimpa diri kita, maka kita sebagai manusia harus tetap waspada dan selalu menjalankan atas kewajibanya. baik sahabat puisi ini buat sahabat semua.

Puisi Kematian By Alamadan Basyari


"NYAWAKU DIUJUNG RINDU"

Kupacu sepeda motorku dengan
Kecepatan tinggi,
kusalip setiap kendaraan yang ada
didepan, dan dikiri kananku
kutekan kelaksonku berulang-ulang 
Agar orang tahu jika aku
Mau mendahului mereka
kuingat,...
Pesan lewat smsmu,..
"Jika masih ingin melihatku
Ada dimuka bumi ini,...
Temui aku diatas JEMBATAN AMPERA,....
Aku sudah berulangkali coba 
yakinkan dirimu
Bahwa aku getar kekaguman ini
Hanya milikmu,..
Lamunan dan hayal ini hanya ada 
dirimu,..
Sungguh,..
Kutak ingin kehilangn dirimu 
walau,..
Hanya dalam kedipan mata
Kulirik jam tanganku
waktu yang kau tentukan tinggal 
2 menit lagi,..
Kutambah lagi kecepatanku
disebuah tikungan,..
Kutak mampu lagi kendalikan 
motorku,..
Sebuah truk fuso Batubara kutbrak,...
Diriku dan tubuhku lenyab ditelannya,..
Sebelum kuhilang dilidasnya kulihat dirimu berdiri ditepian
Jembatan Ampera,..
Kuberlari mengejarmu
dan memelukmu,..
Kau diam dan hanya menangis,..
Kucoba tenangkn dirimu,..
Namun,..
Sia-sia 
kusadar diri,jika diriku,..
Sudah menjadi Ruh,...
Met tinggal 
KASIH,.....

Puisi by : Al-Madan Basyari


"RENUNGAN DIRI"

Bila malikat maut datang 
Hendak menjemputku
Masaku habis
Ku akan berpulang keharibaan
ROBBUL 'ALAMIN
Wahai sahabat
Ingatkah kita akan maksud Malaikat,..
Syaithon dan iblis semakin dekat
Kainlah putih pembalut tubuh,..
Jika janjian mati telah datang,..
Tak dapat bertangguh,..
Jiwa melayang keluar tubuh,..
Jika kita beribadah kurang sungguh,....
Segala sesal akan menjadi tumbuh,....
Renungkanlah,....

Puisi by : Al-Madan Basyari

Sahabat cukup sekian dulu ya puisinya untuk kali ini maaf, saya berikan puisi yang sedikit ngeri namun agar sahabat lebih berhati-hati dalam manjalani hidup ini, oke saya cukupkan dan saya akhiri wassallam.

0 komentar