Kumpulan Puisi Religi Terbaru Paling Memikat 2017

Puisi Religi Terbaru | Puisi religi memang saat ini sedang di gemari oleh masyarakat luas terlebih lagi saat ini banyak sekali bencana-bancana yang sedang melanda tanah air ini maka tak jarang orang yang membuat sebuah puisi religi dengan tujuan agar banyak orang yang segera memperbaiki dirinya dan mendekatkan diri pada sang maha pencipta alam semesta, karena terjadinya bencana itu bukan hanya bencalan alam semata melainkan juga sebagai sebuah peringatan dari sang maha kuasa agar kita tak pernah melupakan semua kewajiban yang di tentukanya.

Bencana alam akhir-akhir ini memang lagi sering melanda negri ini mulai dari tanah longsor yang memakan korban jiwa sampai gempa bumi, dan yang paling terbaru adalah bencana gempa bumi yang melanda negara nepal, semua bencana  ini bukan semata-mata sebuah kejadian yang lewat saja namun jadikanlah sebuah kejadian yang memberatkan ini sebagai sebuah pelajaran sehingga kita bisa meningkatkan kemimanan kita pada sang pencipta, dan juga bencana ini bisa kita jadikan sebuah seruan religi yang meminta kita untuk terus menjadi orang yang lebih baik.

Puisi religi ini biasanya tercipta dengan inspirasi kata dari sebuah kitab suci, karena didalam kitab-kitab suci seperti dalam alquran contohnya disitu banyak sekali terdapat firman-firman allah dengan uraian kata yang penuh makna, sehingga bagi yang ingin membuat sebuah puisi religi ini memang harus memiliki bekal ilmu agama yang mendalam sehingga nantinya pesan yang akan di sampaikan melalui puisi ini tidak menyimpang dari ajaran agama.

Kumpulan Puisi Religi


Berikut ada beberapa sampel atau contoh puisi-puisi religi berikut puisinya selaamat menikmati :

TIADA LAGI


Pada setiap tahun
Detik dua dalam lima selalu ditunggu-tunggu
Asa yang terkumpul menggunung 
Mengharapkan sesuatu yang baik bakal terjadi
Ucapan yang dikirim hilang ditiup angin
Ditelan pekatnya gelap malam
Kali ini peduli sudah tiada lagi
Hari yang bermakna pada yang lain
Tapi mungkin tidak lagi bagi aku
Satu suara menerjah perlahan
Terngiang-ngiang di cuping telinga
Tangisan hiba yang takkan pernah aku lupa
Mata ini tak mampu mengalirkan derita lagi
Sekadar bergenang di gigi air
Dan 'pabila tiba hari keenam dalam bulan yang sama 
Hari yang tiada erti
Tak ada siapa yang pernah menanti
Tiga tahun telah pantas berlalu 
Namun hanya diri ini 
Yang selalu mengenang memori 
Yang tak pernah luput dalam ingatan
Mawar ungu bunga palsu
Yang takkan layu dimamah waktu
Menjadi simbol kepada 'abadi'
Tapi mati bilamana cuma menyimpan sepi
Kerana tiada yang kekal di dunia ini
Untuk apa lagi puisi
Bila prosa sunyi pun tak bisa didengari
Semuanya menjadi sia-sia
Untuk sesuatu yang telah tiada
Akankah tinta merah terbit kembali
Dari ufuk yang tersembunyi
Untuk mencoret luahan derita
Pena duka menari-nari di dada

Puisi by : Haziq

TAHAJUD

Disepetiga malam tadi aku terjaga 
Kubentangkan sajadah cinta diatas sepinya hati 
Kutumpahkan seluruh rasa dalam sujud malamku
Hanya aku yang tau rahasia hatimu
Dimatamu tersimpan sejuta hasrat
Disenyummu terbaca kata suka
Tersimpan rahasia cinta yang tak terungkap
Diwajahmu tersirat duka nestapa karena kecewa
Tingkah polamu terlihat ragu dan bimbang
Dihantui masa lalu yang kelam dan kelabu
Hanya aku yang tau apa maumu
Mesti terlihat malu engkau mengatakan "aku sayang kamu"
Tutur katamu ada getaran cinta 
Aku tau engkau pilihanku
Karena aku lebih milih stia
diam sendiri dalam sepi 
Hingga kau kembali dalam rasaku
rasaku dan rasamu menyatu 
Dalam balutan cinta Illahi Rabb
Sepenggal rindu ini masih tersimpan indah dihati 
Selamat pagi cinta 
Selamat pagi sayang 
Do'a ku mengiringi langkah sucimu

Puisi by : RHD2

HARAPAN HAMPA

Saat bersamamu begitu indah
Canda dan tawa selalu ada
Bahagia sangat terasa
Seakan tak ada duka
Impian tuk meniti bahagia terangkai
Semua begitu tampak nyata
Namun kini telah sirna
Kau menjauh tinggalkan diriku sendiri
Tak tahu lagi aku harus apa?
Tuk mengobati luka ini
Tuk menghapus duka ini
Yang ada hanyalah harapan hampa
Mimpi itu telah musnah
Bahagia itu telah sirna
Kini yang ada hanya duka
Berteman air mata

Puisi by : Rodiyah A

AYO BANGKIT LAGI

Semua orang pernah kandas
Berusaha bangun lagi
Membenahi diri
Progresif

Telaah
Adakah salah
Pada setiap langkah
Bukan mempersalahkan, lalu pesimis

Bertutur kata lemah lembut
Bukan dengan mengumpat
Sumpah serapah
Mencela

Marilah
Berhati jelah
Sering memohon pada-Nya
Dia Maha Pengasih Penyayang

Puisi by : Amrizal
Tangerang-Indonesia
1/12/2016

SENYUM

Ihklas
Indah tersungging
Membalut segala rasa
Tiada yang mampu menebaknya

Menghapus
Segala resah
Ketika jiwa pasrah
Dalam gelisah yang membelenggu

Engkau ungkapan segala rasa
Ketika segala gundah
Datang memyapa
Menghampiri

Senyum
Itulah aku
Itulah caraku menjalani
Menghadapi kehidupan fana ini

Puisi by : Jasmine Amarelada
Jogjakarta 2016

SALING MEMAHAMI

Tulus
Tanpa batas
Tanpa unsur memelas
Semua dijalani dengan iklas

Berkah
Adalah upah
Rasa saling percaya
Tiada takaran akan biaya

Lapang
Serasa terbang
Semua terasa indah
Sirna semua rasa gundah

Puisi by : Bobby Wuisan
Cikarang 28-11-16

KETUKAN TAK BERBENTUK

Harap lilin sebagai lentera
Mendiami ruang hampa
Gelap gulita
Jiwa

Altar lebar menyisi lingkar
Berdinding anyaman tikar
Renta sangkar
Berkelakar

Geming malam menghantam dada
Kelam mengerling mata
Sesekali menyapa 
Atma

Di keheningan ada percakapan
Dua buah perbedaan
Satu pilihan
Ketukan

Puisi by : Zahwa Aini Mazida
Jogjakarta, 27 November 2016

SANG BERHALA

Kau adalah seonggok berhala
Tuli diam bergeming
Bisu kaku
Membatu

Lihatlah!
Para sahaya
Menjadi korban kesesatanmu
Tiadakah sudi menilik sejenak

Berkalung darah noda persembahan
Bersesaji mewah tersediakan
Tak kauhiraukan
Membuta

Lihatlah
Kaulakukan apa?
Kauberi sebuah balasan?
Keberkahan kosong t'lah terjanjikan

Berbahagia di atas penderitaan
Meludah kala tertanyakan
Sebegitu kejam
Kaucampakkan

Ingatlah
Roda hidup
Memutar balik kesengsaraan
Ada Tuhan yang membalasnya

Puisi by : Agung wig
Smg 26-11-2016


Sahabat dalam memparbaiki amal ibadah memang di butuhkan suatu dorongan yang membuat kita selalu punya tekat untuk terus meju memperbaiki diri, baik sahabat cukup sekian dari saya jika puisi ini menurut sahabat bermanfaat silahkan sahabat share di akun media sosial sahabat bagi yang sahare semoga amalnya di tambah oleh yang maha kuasa karena telah menyebarkan satu kebaikan dan saya ras cukup semoga puisi religi ini bermanfaat wassallam.