Puisi Islami Di Bulan Ramadhan Yang Penuh Kemuliaan

Puisi Islami | Suasana Ramadhan semakin kental menghampiri hari-hari kita saat ini, suara alunan-alunan lafal kitab suci alquran terdengar disana-sini, baliho-baliho di jalanan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa pun bertabaran di mana-mana, suara kentongan dan teriakan membangunkan untuk segera sahur dua malam terakhir ini sudah bergema. Ini adalah bulan yang penuh dengan kenikmatan bagi umat islam di seluruh penjuru dunia. Karena di bulan ramadhan semua amal ibadah yang di lakukan oleh umat muslim semua pahalanya akan di lipat gandakan oleh allah SWT. 

Dan bulan ramadhan juga merupakan bulan untuk melebur dosa-dosa oleh umat muslim, berkah ramadhan memang luar biasa. Bulan ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan pengampunan tuhan, penuh dengan berkah-berkah tuhan yang tiada kiranya. Sebagai muslim bulan ramadhan merupakan bulan yang sangat di tunggu-tunggu karena sebagai umat muslim ketika bertemu dengan bulan ramadhan maka kita berarti masih di berikan kesempatan untuk melebur dosa yang pernah di lakukan. Puisi kali ini merupakan sebuah puisi yang bertema islami, oke langsung saja berikut adalah puisi-puisinya : 

Puisi Islami Di Bulan Ramadhan


Demi Tuhan...
SesungguhNya aku merinduiMu....
Di sebalik tirai ke angkuhanku...
Rindu ini tersusun dalam lembaran kisah kemarin....

Telah tercabar pengakuanku...
Di usik kesilafan yang menafsir kata-kataMu....
SememangNya ruang itu tempat kita bertaut rindu...
Meskikah kita mengelak diri mengingkariNya....

Tak terbendung oleh sikap diam ke acuhan...
Tak bisa membohong hati untuk di samarkan....
Rindu adalah keluhan rasa...
Semakin jauh ku melontarNya....
Semakin dekat harum kasih seiras wajah.....

Namun...
Masi layakkah Rindu ini ku paparkan....
Masi samakah hal yang kini ku rasakan...
Sedangkan engkau seringkali ku kecewakan....

Puisi by : Rama Adriyan

HITAM PUTIH PENYAKIT DIBULAN RAMADHAN

banyak orang menyakiti ramadhan
dengan tidak berpuasa
apa benar ramadhan tersakiti karenanya?
sejatinya tidak
karena kita sendirilah yang sakit
dan apakah itu tidak benar?
bisa ya bisa tidak
jika yang sakit adalah raganya
maka kita justru benar dengan tidak berpuasa
karena perintah Tuhan bukan alasan untuk merusak kesehatan
tetapi jika kita tak puasa karena malas
merasa tak kuat puasa
atau alasan lain yang di buat - buat
maka dimana lagi penyakit itu bersemayam
kalu bukan di hati kita?
berpuasalah maka kau sehat
karena puasa
adalah pusatkan rasa
pada sang maha kuasa
ketika hati kita terpusat padaNya
maka cintaNya juga akan terpusat pada kita semua
lalu melalui cinta itu
Dia akan mengangkat segala penyakit dari diri kita
semoga itu segera terwujud
karena sehat adalah salah satu nikmat
yang sering kita lupakan
semoga dengan kesehatan
kita bisa menghargai nikmatnya sehat
bagi yang sedang sakit
tetaplah bersyukur
sambil merenung tentang indahnya sehat
dan bisa berterimakasih
pada Dia tempat segala nikmat bersumber
Aamiin

Puisi by : Ismail Lubis

Bernyanyi Pilu...
Dalam Nada Rindu....
Melodyku dan Sya'irMu...
Tak lagi satu....

Seakan diriMu memandang...
Tapi tidak melihatku....
Sungguh sukar untuk ku percaya...
Kini kita tidak bersama....

Bukanlah sekedar di saat gembira...
Malah kita pernah menangis berdua....
Walaupun sayang dikau tiada...
KasihMu ku julang agar tak tertumpah....

Hanya ada kenangan bersama...
Menemani rindu padaMu....
Mungkinkah hilang jua segala makna...
Bersama masa yang akan tiba....

Puisi by : Rama Adriyan