Puisi Religi Islami Bulan Ramadhan Penuh Berkah Pantaskah

Puisi Religi Islami | Puisi Islami di bulan ramadhan merupakan sesuatu hal yang sangat lumrah karena di saat itu umat muslim semuanya sedang dalam suasana keimanan sedikit di atas di bandingkan dengan hari-hari sebelumnya. Puisi Religi islam di bulan ramadhan ini juga bisa di jadikan salah satu media umat untuk berdakwah. Selain berdakwah dengan lagu dan berceramah secara langsung. Puisi Religi Islami di ini juga bisa di jadikan sebuah sarana atau media untuk berdakwah. Dakwah menggunakan media puisi ini menurut saya cukup efisien karena dengan puisi kebanyakan orang akan lebih menerima. Karena lantunan kata-kata indah yang di bawakan saat berpuisi itu akan sangat menyentuh hati para pembaca dan pendengarnya. 

Puisi Religi Islami


Baiklah sahabat berikut ini adalah kumpulan puisi-puisi religi yang kami bagikan untuk hari ini semoga sahabat CTE semua suka dengan puisi-puisi di bawah ini. Sebelum sampai pada tujuan puisi alangkah baiknya jika saya pamit dulu. Bagi yang membaca semoga berkah dan puisi menjadi salah satu dari motivasi hidup anda. Oke langsung saja saya akhiri wassallam sahabat.

PANTASKAH

Setiap insan selalu ingin jadi yang terbaik
Setiap insan selalu ingin mendapatkan yang terbaik
Tapi pernahkah kau berfikir, hai para insan...

Untuk menjadi yang berguna
Bagai seorang pelukis yang setia pada kanvas
Bagai seorang penyair yang setia pada bait indah puisinya
Bagai para utusan Allah yang mengajak manusia pada kalimat Tauhid "Laailaaha Illallah"

Sudah pantaskah kita mendapatkan Rahmat-Nya
Sudah pantaskah kita menerima curahan Taufiq dan Hidayah-Nya
Sudah pantaskah kita masuk kedalam Syurga-Nya

Puisi by : Akif Rashad

Dalam tiap butir tasbih...
Ada Nama yg senantiasa ku sebut...
Ada Cinta yg tak memudar...
Terserak rindu yg menggelayut...
Tergetar hati tiap ku sebut...
Dialah pemilik segala rasa...
Penguasa seluruh jagat raya...
Aku hanyalah sebutir debu yg kotor
Ketika menghadap_Mu ya Robb..
Namun rahmat_Mu selalu ku nanti..
Ya Alloh dosaku mungkin sudah menggunung...
Ibadah ku masih jauh dari sempurna...
Namun hidayah_Mu selalu kunanti..
Dalam keterbatasan ilmu yg kumiliki..
Yg aku tahu Engkau Maha pengasih dan penyayang...

Puisi by : Tin Are

QALAM KALBU

Dalam heningannya malam 
Aku bersimpuh 
Diatas Sajadah usang 
Peninggalan Ayah dan Mama
Aku buka lembaran 
Kitab Mu Ya Rabb

”Auzubillah Himinasyaiiton Nirrozim..Bismillah­ Hirrohman Nirrohim” Aku temukan 
Kedamaian Hati 
Membaca sabda Mu 
Ayat demi Ayat 
Aku lantunkan 
Dengan suara perlahan
Maha Suci Allah..

Ya Rabb.. 
Aku Bersujud 
Ya Rabb..
Aku Memohon 
Pancarkan cahaya di hidupku
Ya Rabb.. 
Aku percaya 
Engkau pasti
telah Merencanakan yang terbaik
untuk diriku

Ya Rabb..
Terangi Jalanku 
Agar aku tak jatuh 
Dan 
Selalu ada di jalan Mu

Ya Rabb.. 
Tak perlu aku lihat 
Tanpa aku mendengar
Slalu dapat aku rasakan 
Betapa besarnya kuasa Mu

Ya Rabb.. 
Aku percaya 
Engkau pasti telah 
Merancangkan yang terindah
dalam hidupku 
Kepada Mu aku Bersimpuh 
Kepada Mu aKu Berserah

Ya Rabb..
Aku percaya 
KAU pasti berikan 
Apa yang aku inginkan 
Dan 
Telah KAU sediakan pula 
Semua bagi hamba Mu ini
Tanpa KAU bedakan..

Ya Rabb.. 
Jangan biarkan.. 
Jangan biarkan 
Hatiku mengeluh 
Dan meragukan Rahmad Mu

Ya Rabb.. 
Hanya Engkaulah 
Penuntun langkahku
Tuk selalu tetap di jalanMu
Dan slalu 
Ada di garis ketentuanMu

Ya Rabb.. 
Aku tutup lembaran 
Kitab Mu 
”Shadakallah Hul'adzim"

Puisi by : RHD2

0 komentar