Kata-kata Cinta Islami Serta Pandangan Islam Mengenai Cinta Sejati

Kata-kata Cinta Islami | Kata-kata cinta sudah sering kita dengar sejak lama, begitu indah kata itu di buat sehingga membuat decak kagum bagi para pendengar dan pembacanya. Di tambah lagi dengan penghayatan dalam membaca maka tak jarang juga ada yang bisa sampai meneteskan air mata karena terharu dengan kata-kata cinta yang di utarakan oleh kekasih hatinya. Tapi taukah sahabat apa sebenarnya cinta sejati itu ..? cinta sejati itu adalah cinta yang membawa kita pada kebajikan dan kemulian kita pada allah.

Kamu boleh mencintai wanita asalkan waniat itu mampu membawamu kejalan allah sebagai mana telah di jelaskan pada hadist nabi selama ini tentang percintaan yang hakiki. pada dasarnya cinta yang hakiki itu hanyalah milik allah semata dan oleh kerena itu ketika engkau mencintai sesuatu maka hendaknya mencintailah karena allah.

Kata-kata Cinta Islami Serta Pandangan Islam Mengenai Cinta Sejati


Berikut adalah hadist nabi tentang cinta :

“Ada tiga perkara, yang barangsiapa perkara-perkara tersebut terdapat padanya, maka dia akan merasakan kelezatan iman, (yaitu) hendaknya Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai dari selain keduanya, hendaknya dia cinta kepada seseorang, tidaklah dia mencintainya kecuali karena Allah dan hendaknya dia benci untuk kembali kepada kekafiran sebagaimana dia benci untuk dilemparkan ke dalam neraka.”

Sebagaimana telah di jelaskan di atas jika cinta itu bukan berlandaskan pada allah maka cinta itu bukanlah cinta sejati melainkan hanyalah nafsu sesaat belaka. Setiap orang pasti punya persepsi sendiri mengenai cinta tapi inilah cinta hakiki dalam islam. Cinta yang semua itu berlandaskan karena allah semata. Tanpa ada zat lain yang mampu manandinginya.

Valentine hari kasih sayang katanya hari dimana banyak memanfaatkanya untuk romantis-romantisan dengan sang kekasih hari yang banyak di gunakan untuk pengungkapan cinta untuk sang kekasih itulah fenomena saat ini taukah kamu vaentine menurut islam itu seperti apa ?

Ini dia valentine versi islam :


setelah beberapa Pemaparan tentang cinta yang islami di atas kini sudah saatnya saya akan berikan kata-katacinta islami untuk sahabat semua berikut kata-katanya :

Bismillaah
Ajarkan Aku Tuk Membencimu
Beragam ungkapan seorang dalam mengekspesikan cintanya pada sang kekasih.
Ungkapan “aku mencintaimu…
engkaulah kekasih hatiku..
uhibbuk… my honey.. my baby” ..dst..
diantara sekian juta-juta ekspresi cinta,
walaupun boleh jadi sebagian hanya ungkapan di mulut jua….
tidak lewat hingga di kerongkongan…
apalagi hingga ke hati.
“Ajarkan aku untuk membencimu”
…itulah ungkapan cinta terindah yang pernah kudengar dari seorang wanita kepada kekasihnya.
Cinta yang begitu kuat terpatri dalam prasasti hatinya..
hingga terkadang membuat dirinya ingin menguasai orang yang di cintai dan membelenggunya menjadi hamba
sahaya cinta.
Ungkapan ketakutan jikalah sang
nakhoda melabuhkan jangkarnya
pada dermaga-dermaga baru
dengan meninggalkan dermaga
lama.
Cinta itu adalah anugerah teindah
yang diberikan Sang Maha
Pemurah pemilik cinta yang
dengan cintaNya tegak segala
urusan langit dan bumi dan
dengannya dikirim para utusan-
utusan untuk membawa cahaya
petunjuk kepada Alam rendah ini.
Adapun cinta yang ada pada
sesama makhluk dan
pasangannya..
hanyalah merupakan percikan dari tetes-tetes Samudera cintaNya yang diturunkan.
Pada dasarnya cinta ini tidak dipuji ataupun dicela oleh agama.
Tetapi efek dari cinta itu sendiri yang akan dinilai terpuji atau tercela.
Jikalah cinta itu melahirkan
kelalaian dalam ketaatan kepada
Sang Pemberi cinta..
bahkan menjadi penghalang untuk menuju Samudera cintaNya yang hakiki…
maka itulah cinta tercela dan
terlarang.
Tatkala Abdullah bin Umar
menikahi seorang gadis yang
jelita,
sungguh hatinya terpaut pada
gadis tersebut..
membuat dirinya lalai dan ketaatannya kepada Maha
Pemberi Cinta semakin melemah,
seketika itu Ayahanda tercinta menegurnya dan memerintahkan agar Puteranya itu segera menceraikan kekasihnya.
Abdullaah merasa tidak nyaman
dengan perintah itu hingga
terpaksa ia mendatangi Nabi Shallallaahu 'Alaihi wa sallam,
dan meminta pendapatnya atau
pembelaan darinya.
Setibanya di hadapan Nabi Shallallaahu 'Alayhi wa sallam,
dan ia menceritakan segalanya …
maka nabi shallallaahu 'Alayhi wa sallam bersabda :
”patuhi ayahmu”
…subhaanallaah…
ia pun menceraikan istrinya dengan segala perasaan sedih yang berkcamuk dan membuncah dalam dadanya.
Sungguh keputusan yang berat,
tetapi Abdullaah tidak punya
pilihan kecuali mematuhi orang tua dan Nabi-nya.
Ikatan cinta itu segera dia putus dan Abdullaah kembali lagi pada ketaatannya pada Zat yang Maha Layak untuk di cinta.
Kembali dalam kekhusuyukannya dan kenikmatannya berjalan menuju samudera cinta.
Jika percikan cinta itu menjadi
pendorong seorang hamba untuk
semangkin cepat bergegas dalam
pengembaraannya menuju
Samudera cintaNya..
maka hal ini terpuji dan bernilai ibadah.
Sebagaimana kecintaan wanita -
wanita sholeha kepada para
suaminya yang menjadi sumber
inspirasi positif bagi sang suami
untuk melakukan segala bentuk
penghambaannya kepada Zat Maha Pemurah dan Penyayang.
Lihatlah kecintaan permaisuri Raja
Muhammad bin Su ud hingga
membujuk beliau untuk
menjemput ulama besar yang
berhijrah ke negerinya Muhammad bin Abdul Wahhab.
Dari bujukan inilah terwujud berjuta kebaikan dan tertutup berjuta kejelekan.
Dari cinta inilah terlahir negeri
Tauhid yang telah berhasil
menumbangkan berhala-berhala
kesyirikan di seantero Jazirah.
Berhasil meruntuhkan para
penguasa-penguasa yang pongah
penyeru kepada kesesatan.
Percikan air cinta yang indah itu
menjadi tidak indah lagi bahkan
menjadi sumber bencana,
tatkala menjadikannya sebagai tujuan hidup yang dibangun diatasnya wala dan bara…
cinta mati ini yang akan melahirkan para pujangga
dan orang-orang gila semisal Qois
majnun Laila, Butsainah dan semisalnya dalam versi
Arabnya,
ataupun Romeo dan juliet dalam versi Ajamnya.
Cinta yang berujung penderitaan melalaikan pemiliknya dari tujuan hakiki menuju samudera cintaNya.


Sekian Dari Saya Semoga Kata-Kata Kali ini bisa bermanfaat buat orang yang membacanya terima kasih wassallam. 

0 komentar