Puisi Campuran Terbaru Paling Keren Dan Bagus 2017

Hallo sobat jupa lagi dengan saya, pada kesemaptan kali ini saya akan kembali berbeagi puisi. Puisi yang saya bagikan kali ini merupakan puisi campuran. Apa aja puisinya..? Ada beberapa kategori puisi yang saya mix menjadi satu. Memang ini bukan yang pertama kali saya mix puisi menjadi satu postingan, tapi saya pastikan kalau puisi kali ini bisa menginspirasi anda semua karena dalam puisi kali ini banyak pesan moral yang kita dapatkan karena ada beberapa puisi yang memang di dalamnya mengandung nasihat yang bisa membawa kita agar menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Puisi Campuran Terbaru Paling Keren Dan Bagus 2016


Oke sobat mungkin kita bisa langsung pada pokok bahasan puisi. Namun sebelum saya share puisi saya akan sedikit jelaskan tentang beberapa puisi campuran yang saya share kali ini. Yap pada pembukaan puisi nanti anda akan di berikan sebuah puisi yang menginspirasi dengan judul "untukmu wanita salehah" nah puisi ini banyak sekali pesan yang bisa kita ambil. Terutama untuk anda para wanita muslim. Dan kemudian nanti akan di lanjutkan lagi dengan puisi-puisi yang lain. Puisi campuran kali ini saya bagikan mungkin sekitar 6 Puisi saja. namun puisi kali ini punya jumlah bait yang banyak dan panjang jadi biar yang baca gak terlalu capek.

Oke untuk anda yang sudah gak sabar pengen liat puisinya mungkin kita bisa langsung saja pada bahasan puisinya. Sebelum anda membaca puisi sebaiknya persiapkan diri anda dengan baik karena puisi akan lebih terasa indah ketika anda membaca dengan seksama dan dalam keadaan sepi. Oke jika sudah siap berikut adalah puisi campuran kali ini semoga anda suka dengan puisinya, selamat menikmati.

Puisi Campuran Terbaru Paling Keren Dan Bagus 2016



Untukmu Wanita Shalehah

Seribu pena tak cukup untuk menuliskan kecantikanmu
Seribu kanvas tak mampu untuk melukiskan keindahanmu
Seribu bahasa habis untuk melafazkan namamu

Permata keindahan dari langit ke tujuh
Walau akalmu hanya setipis bilahan kuku
Namun, ilmumu setebal lembaran-lembaran buku
Hatimu seumpama kaca yang berdebu

Namun, kesabaranmu begitu hebat dan tangguh
Wanita shalehah, Engkau tercipta dari rusuk lelaki

Bukan dari kaki untuk dialasi
Bukan dari kepala untuk dijunjung tinggi
Tapi dekat di bahu untuk selalu dilindungi
Dekat jua di hati untuk dikasihi

Wanita sholehah, engkaulah insan istimewa
Lembutmu bukan karena tak berdaya
Bukan jua kehinaan pada seorang hamba
Itulah mutiara kecantikan dari hatinya

Wanita sholehah, hadiah keimanan sejati
Pilihan lelaki pendamba bidadari bermata jeli
Karunia cinta dari Ilahi Robbi
Sebagai hiasan mahligai suci yang selalu dinanti

Bukan aku hendak merayumu
Hanyalah untaian asa karena Tuhanku
Melambai tanganku bukan jua karna rindu
Hanya seuntai do'a semoga Allah menjagamu

An Dee
Lampung, 21 Jumadil Akhir 1437 H
30 Maret 2016

MERINDU HUJAN

Teringat rintikmu membawa kedamaian
Meluruhkan jiwa gersang dalam diam
Terhanyut rasa, terbuai kesejuk-kan
Gemuruhmu mewakili jiwaku
Tenggelam dalam kerinduan beku
Diam .... membayang angan semu
Menanti hadirmu tak menentu

Tania Bltr, 30.3.16

Mama Maafkan Daku(Siti ngaissah/Ngaissah Sity)

Mama
Aku hanya seorang anak 
Yang tak tahu apapun
Yang tak mengerti apapun
Anakmu,ingin bersujud dikakimu
Kakimu adalah surgaku

Aku,mama
Maafkan aku yang telah lalai
Maafkan aku yang telah khilaf
Maafkan anakmu
Yang sering menyengsarakanmu

Bodohnya diriku
Diriku yang tak bisa selalu ada untukmu
Diriku yang tak bisa memberi apa yang kau minta
Diriku yang hanya bisa memberi doa untukmu
Mama,maafkan daku,hanya itu yang baru kubisa

Aku tahu aku salah
Aku tahu aku tak berbajti untukmu
Aku tahu diriku bagai butiran debu
Yang kan hilang disapu awan
Aku anakmu,putrimu

Tuhan
Bagaimana ku membalas jasa ibuku
Bagaimana ku bisa membalasnya
Karna kali ini tak punya apa-apa
Seperti dunia hidupku semu dalam fana
Angin semilir membawaku berlari
Berlari mengejar mimpi
Mimpiku adalah dambaanmu
Ya,aku hanya bisa itu
Untuk membalas jasamu

Mama
Mamaku satu
Hatinya seribu
Tulusmu lebih dari hatimu itu
Itu yang kumau

Mama
Mama "Aku cinta kamu"
Mama "I Love you"
Mama "Je t'aime"
Mama "Aku tresno marang sliramu"
(Hanya ini yang bisa ku tulis ma..)

Kebumen kuto,2-8-2013

IMPIAN BERSAMAMUBy.DewyRose

Langit masih mendung, ketika awan hitam semakin berarak
Teringat akan dirimu yang jauh di sana
Seorang pujaan yang baik hati
Selalu ada untuk diriku, saat aku sedih dan lara

Kakandaku tersayang, aksara ini aku tulis untukmu
Agar jangan kau lerai lagi rasa di hatiku
Jangan biarkan kerinduan ini memudarkan sebuah impian bersamamu
Di saat semua mulai merenggang

Duhai mentari pancarkan hangatmu
Agar aku pun tak kedinginan menahan kerinduan
Bayu, segeralah berlalu, bawa rinduku untuknya
Katakan padanya aku masih setia

Biarkan rasa kita berjalan seperti dulu
Ketika jarak tak memisahkan kita
Tak ada rintangan menghalang
Di sini aku masih menunggu, Dinda mu

Bkz, 30.03.16
10:24

TERBIAS KENANG

Mungkin kita sama-sama menopang
Dalam haru-biru yang menggenang
Hingga setiap kali kita mengenang
Akan teringat pada terang

Masa-masa lalu berlesung dendang
Setangkai mega sekilas pandang
Oleh mata yang membayang remang
Pada kejora menatap bintang

Kala nafas mengayunkan lambai
Bercumbu rindu ketika sampai
pertemuan justeru menautkan pisah
Kasih pun menyelinap ke dalam lembah

Dengan wajah tengadah
Pada lelah yang mengalir resah
Melahan punah terjangkau badai
Menyisakan mimpi kian jauh menderai

Shulton
‪#‎puisi_shulton‬
Jogja 29.03.2016

Kemana nantiKarya: Asrul

Kucari-cari kemana nanti
Sebuah puisi dari unggunan api
Rindu tak jua membuat kembali
Kukecup lagi sebait puisi

Yang kudapati di ranjang ini
Kucari-cari kemana nanti
Sebuah puisi dari bunga kasturi
Sampai tua kuingat nanti
Sebuah puisi dari gadis manis yang asik sendiri

Tegal, 29 Maret 2016

Egois Diriku(Ngaissah sity/siti ngaissah)

Duduk sendiri kala tertatih
Mendengar suara dentuman palu
Yang serasa mendentum raga tubuhku
Aku malu pada diriku

Yang tak tahu kenapa aku lakukan itu
Sinar mentari kembali terpancar
Menyinari tubuhku yang mulai kelam
Aku ingin seperti mentari itu

Untuk mengembalikan semangat ragaku
Hidup itu benar seperti roda
Yang setiap manusia tak tahu bagaimana ujungnya
Kelak ketika kau sudah tua

Ragamu tak berarti dan tak berasa
Bibir itu memang layaknya palu 
Mudah menghancurkan hati putihmu
Serasa mendentum menghancurkan pikiran sehatmu

Membuat merasa tak punya malu
Terimakasih
Karenamu aku tahu kesalahanku
Berani tangguh terus berusaha mengecilkan rasa egoisku
Untuk mengurangi sifat jelekku

Bagaimana sobat dengan puisi di atas, saya harap anda tidak kecewa dan suka dengan puisi yang saya share di atas. Dan untuk anda yang suka dengan puisi di atas silahkan sobat Share puisinya di akun sosmed masing-masing. Dan jika share jangan lupa sertakan kredit pengarangnya sobat Hargai lah karya orang lain. Oke saya kira sekian dulu puisi campuran dari saya untuk kali ini. Kita jumpa lagi pada postingan yang selanjutnya akhir kata dari saya wassallam.