Kumpulan Pusisi Kecewa Karena Di Khianati Seseorang, Sedih Banget..

Kumpulan puisi kecewa | Setiap orang pasti pernah merasakan sebuah kekecewaan karena sesuatu yang tak di inginkan nya. Kecewa memang sangat membuat kita tak tau arah dan kerap melakukan hal bodoh yang seharusnya tidak perlu kita lakukan. Yah memang tidak bisa di pungkiri lagi ketika kita merasa kita kecewa sudah pasi kita akan merasa gundah kesal dengan keadaan dan apapun itu. Tapi haru di tekankan untuk kalian, jangan sampai rasa kecewa yang kalian alami membawa dampak buruk untuk anda.  Tetap kondisikan psikis anda, anda cukup diam dan tahan semua gundah itu dengan kegiatan yang bisa menghibur anda.

Kumpulan Pusisi Kecewa Karena Di Khianati Seseorang, Sedih Banget..!!


Banyak sekali kegiatan yang bisa menghibur anda ketika anda sedang mengalami kekecewaan yang mendalam. Anda bisa bermain game, nonton film, bermain dengan teman dekat atau membuat puisi. Dan sesuai denga tema puisi kali ini yaitu puisi kecewa, maka ternyata sebuah rasa kecewa bisa menjadi sebuah inspirasi untuk membuat sebuah puisi. Memang dalam dunia puisi apapun bisa menjadi sebuah inspirasi untuk membuat puisi. Mulai dari kehidupan sehari-hari sampai bebera kisah tentang dunia imaginasi bisa di jadikan sebuah karya puisi.

Pada kesempatan kali ini saya akan share tentang puisi tentang kekecewaan, yang sudah saya kumpulkan dari beberapa teman saya. Puisi-puisi ini hampir secara keseluruhan berdasarkan kisah pengalaman hidup yang mereka alami. Dan format puisi yang saya share kali ini adalah puisi patidusa. Yang mana puisi ini merupakan puisi genre terbaru dari dunia puisi. Baikalah langsung saja pada pokok bahasan yaitu puisi. Untuk tahu seperti apa puisi tentang kekecewaan pada kali ini, simak puisi-puisi di bawah ini.

Kumpulan Pusisi Kecewa Karena Cinta Dan Di Khianati


CINTA DAN DUSTA

Geram
Penuh kebencian
Ukiran noda tergores
Mencampakan luka yang menganga

Terselubung dusta kau cipta
Cinta tersembunyi derita
Tercabik menjerit
Kecewa

Ucapan
Sekedar tipuan
Selalu engkau tebarkan
Wahai para lelaki jahannam

Untukmu duhai wanita shalihah
Permata indah dunia
Jangan terlena
Rayuannya

Imanmu
Teguhkan jiwa
Ikhlaskan segala coba
Deritamu kelak jadi permata

Dunia fana binasa akhirnya
Tinggal akhirat segalanya
Cintamu abadi
Seutuhnya

Puisi Patidusa
Puisi By: Aminatu Zuhriya Al banjari
Yogyakarta2017

KECEWA

Kecewa
Hilang tawa
Ego mendongak jemawa
Menebar aksara serupa dewa

Ah!
Haruskah bicara
Terhempas selaksa aksara
Selusin puisi terbakar bara

Berteriak
Menggelegar pekak
Berbusa mengurai conkak
Merasa diri paling berbakat

Puisi
Sejatinya hati
Luahan rasa diri
Semestinya merupa aksara asri

Kenapa?
Diri tersakiti
Saat semua mengerti
Saat semua belajar mengamini

Prasangka
Bermahkota terka
Dada bergejolak murka
Mencari simpul lalu menerka-nerka

Puisi by : Ikmal
Gresik, 23 November 2016

RAHASIAMU

Terhenyak gelegak jiwaku retak
Warta parau menyentak
Tangis serak
Merebak

Kau
Separuhku terbang
Panjat awan menghilang
Tinggalkan diri sejuta kenang

Renjana asa pudar berlalu 
Menyisa impian kelu
Tak menggebu
Beku

Cabar
Lantang berujar
Terkuak kelam memapar
Berselimut dingin bisu jasadmu

Memampang rahasia terkunci rapat
Kau, telah mendua
Bersama dia
Mesra

Membayang
Cintamu sayang
Setia memeluk hatiku
Sampai waktu memisahkan raga

Berlinang kasih ataukah kecewa
Menyatu dalam derai
Melangkah gontai
Membadai

Kini
Biarlah kusendiri
Meratapi kebodohan diri
Menyayangmu adalah cinta sejati

Puisi by: Agung Wibowo
Smg, 24-8-2016

SAKIT

perih
jiwa merintih
hati mengadu lirih
goreskan luka tinggalkan pedih

siratkan rasa dalam doa
isyarat hati terluka
karenanya kecewa
cinta

pergi
itu jalanmu
pisahkan dua hati
yang bersatu karna rindu

nampak jelas sosokmu dibayang
pijar cahayamu mengundang
samar dipandang
hilang

Puisi By: Haris B
Bogor, 5 Maret 2016

Perempuan Berkerudung Airmata

Di sulur rambut berkibar
Di atas bahtera
Menatap samudera
Berkerudung

Iakah kepedihan suatu pilihan ? 
Tiba-tiba kau berbisik
Dengan lirih
Kearahku

Dan di bola matamu
Ikan bersenda gembira
Kaku membatu 
Bisu

Di atas bahtera itu
Angin yang pukau
Kini desau
Risau

Cinta itu laksana api
Panasnya membakar jiwa
Tungkunya derita
Airmata

Kini dimana kebahagiaan berada ? 
Tanyamu dengan lirih 
Airmata berderai
Kesedihan

Kau tatap langit hampa
Saat mengejar kebahagiaan
Tiada berdaya
Kecewa

Degup jantung mengeja huruf
Matahari membakar raga
Setajam pisau-pisau
Kematian

Kau tatap kembali langit
Mencari jawaban pasti
Perempuan berkerudung
Pamit

Perempuan itu serupa istriku
Serupa ibu-ibu lainnya
Tiada berbatas
Kasihnya

Puisi by : Imron Tohari
Edit by : Ratu Suryana

BUKAN TALAK TIGA, ITU DIPLOMASI LAKUKU

Pedih
Jiwaku tersayat
Senandung bunga bangkai
Hinggap di puncak jayaku

Aku
Seniman Renta
Berpedih jiwa rasa
Oleh polarisasi para putratriku

Resonansinya
Menggema seantero
Picik-hati hilang tulus
Emas murninya mudah dikusamkan

Kecewa
Hatiku kecewa
Oleh engkau anakku
Yang kupilih kuuji sendiri

Bajingan
Anugrah untukmu
Seharusnya aku lantumkan
Pada dirimu yang cacat diri

Aku 
Sang Seniman
Bergelut untuk dirimu
Kecurian makna luhur budimu

Camkanlah
Engkau kulahirkan
bertujuan berluhur berbudi
Kemasanmu memang luhur budi

Seniman
Banggaku diriku
sebelum lahir hebatmu
Haruskah kalah dengan dirimu

Pangeranku
Talak tiga
Layak aku kibarkan
Bagimu yang bercacat diri

Pangeranku
Aku lahir
Sebelum kau lahir
Haruskah pedi tersayat olehmu

Tidak
Aku bangun istanaku
Tidak karena kamu
Tapi bagi keluhuran budi

Pergilah
Dan camkanlah
Aku seniman renta
Berdiri kokoh bukan karenamu

tersemat
Talak tiga
Pemutus tali darah
Sebut diplomasi laku diriku

Puisi By : YO HERIE SUYIDNA
Kediri, 07 Januari 2016

CINTA MERANA

Hanya sendu yang kurasa
Kecewa ..menghiasi diri
Sepi sunyi...kosong
Merana dalam jiwa

Jalan yg kita lewati
Roda mengelidir reseok lubang
Tak berimbang....hingga aku bosan
Desah dalam rasa

Cintaku ...kau mengalir
Dalam....nadi hidupku
Kuhirup nada...nadaku
Dengan nyanyian rindu

Menghiasi mimpi...mimpiku
Menghanyutkan kalbu
Dalam sendu kusendungkan
Kidung....rindu...mendayu pilu

Kasih ...mengapa
Kau biarkan ...terkapar 
Dalam rinai asmara buta
Ku bercumbu dengan bayangan

Bercinta dalam angan
Tega...dikau 
terlantar Cinta sejati
. terombang ambing dalam bimbang

Kau lemparkan dalam kepalsuan
Berdalih ketulusan...ikatan....
Bukan setetes kasihmu
Bukan secuil cintamu

Jangan kau lempar daku 
dalam ragu....
Rela....tapi kecewa
Ku butuh belaimu

Ketulusan kemurnian cinta
Bukan sekedar...kidung...kidung
Tak bermakna ....
Nyanyian hati yang tak berarti

Malang 5 desember 2016
Oleh : reaftiani
Puisi by : Reni Sri Okti W

Berikut diatas adalah kumpulan puisi kecewa yang saya share pada kesempatan kali ini. Semoga anda suka dengan puisi-puisi di atas. Dan semoga juga puisi-puisi di atas bisa mengisnpirasi anda untuk juga membuat sebuah karya yang sama ketika anda sedang merasa kecewa. Jangan lupa share puisi nya jika merasa puisi ini bagus dan layak untuk di share. Dan sekian dulu untuk kali ini, kita lanjut lagi pada puisi-puisi yang selanjutnya akhir kata dari saya wassallamm...!!!