Puisi Tentang Takdir Karya Habib Najah Fikri Dan Juga Penjelasan Tentang Takdir

Puisi tentang takdir karya sahabat dari sahabat cetmas. Takdir adalah ketentuan dari allah yang tak akan pernah bisa kita tolak. Sebagai hamba kita hanya perlu mengimani takdir itu dan kita tak perlu memperdalam tentang takdir tersebut itu apa. Yang jelas kita sebagai hamba hanya perlu bedoa dan memohon ampunan nya supaya kita tidak di takdirkan ke dalam hal keburukan. Berbaik sangka akan allah insyallah akan membawamu kepada jalan yang di ridhoi dan akan di hindarkan dari takdir yang buruk. Dalam salah satu riwayat menyebutkan bahwa Allah berfirman kepada rasul bahwa "AKU tergantung prasangka hambaku". Dalam hal ini kita di perintah untuk selalu berprasangka baik pada allah dan selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik di hadapan allah.

Puisi Tentang Takdir Karya Habib Najah Fikri Dan Juga Penjelasan Tentang Takdir


Dengan begitu maka allah akan selamatkan kita dari jurang keburukan. Rasanya tidak mungkin jika kita berjalan diatas kebaikan akan datang keburukan, kecuali jika itu adalah suatu ujian. Ujian pun itu untuk mengetes seberapa kuat kita bisa bersitiqomah dalam kebaikan ini. Jika kita bisa beristiqomah dalam hal kebaikan maka akan allah naikan derajat hambanya. Takdir tentang cinta, jodoh, rizky dll. Itu juga semua bagian dari kehendak allah. Kita hanya bisa berdoa dan berikhtiar agar yang tadinya akan menimpa kita keburukan maka allah jauhkan lantaran kita berusaha menghindar dan juga berdoa padanya agar di hindarkan dari keburukan. 

Dan saya kira segitu saja sedikit penjelasan dari saya mengenai masalah takdir dari allah. Dan untuk selanjutnya adalah puisi yang di kirimakan oleh salah satu sahabat kita yaitu Habib Najah Fikri. Dia ini adalah salah satu mahasiswa STEI SEBI. Sebuah sekolah tinggi swasta yang berada di daerah jawa barat. STEI SEBI ini merupakan sekolah tinggi ekonomi yang berbasis syariah, sehingga bagi saya seorang muslim kampus ini bisa menjadi salah satu motor pencetak generasi ekonom bangsa yang islami. Jauh dari korupsi, jauh dari kata riba dan tidak merugikan masyarakat. Dan langsung saja berikut ini adalah puisi dari sahabat kita Habib Najah Fikri. 

TAKDIR

Sedetikpun tak kan pernah tau apa yang mungkin di rencanakan Nya... 
Akalpun tak kan mampu memprediksi kejadian kejadian hari itu... 

Manis pahit... 
Kita tak pernah tau apa ujung yang akan di terima... 
Tentang bahagia... 
Tentang sedih.... 
Tentang duka.... 
Tentang lara... 
Tentang cita... 
Semua cair begitu saja... 

Nikmatnya hidup seketika akan menggumpal bias di segi segi perjalanan ini.... 
Adapun kebosanan mungkin pernah menggerogot di sela sela persendian ini... 
Sejatinya semua itu adalah berbicara akan kehendak yang di tulisNya... 

Puisi By : Habib najah fikri

Itu adalah puisi kiriman dari Habib, semoga habib bisa mengirimkan lebih banyak lagi puisi yang bisa menginspirasi orang banyak. Terima kasih banyak saya ucapkan dari admin cetmas sudah meluangkan waktunya untuk berbagi puisi bersama coretan tinta emas. Kami tunggu puisi-puisi dari teman-teman yang lain. Sekian puisi untuk kali ini semoga puisinyam negispirasi, akhir kata dari saya wassallam...!! 

0 komentar