Keutamaan Berpuasa Di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

Senin, 13 Agustus 2018  masuk bulan Dzulhijjah. bersamaan dengan tanggal dalam tahun Masehi itu adalah tanggal 1 Dzulhijjah 1439 H. Kementerian agama pada hasil sidang isbat, Sabtu, 11 Agustus 2018 telah menetapkan juga jika 1 Dzulhijjah 1439 jatuh pada Senin, 13 Agustus 2018.



Bulan Dzulhijjah memiliki keutamaan sehingga sebaiknya memperbanyak amalan pada bulan ini. Puasa Dzulhijjah menjadi salah satu puasa sunnah yang dianjurkan untuk ditunaikan selama 10 hari menjelang Idul Adha 2018 atau 1439 Hijriah. Abnu abbas RA meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda :

Rasulullah SAW bersabda : tidak ada perbuatan yang lebih disukai oleh Allah Swt dari pada perbuatan baik yang dilakukan pada 10 hari pertama dibulan dzulhijjah. Para sahabat bertanya : Ya Rasulallah, walaupun jihad dijalan Allah? Rasulullah saw menjawab : walaupun berjihad pada jalan Allah kecuali seorang lelaki keluar dengan dirinya dan harta bendanya, kecuali tidak kembali selama-lamanya atau menjadi syahid.” (HR.Bukhari)

Hari pertama di bulan Dzulhijjah, Senin, 13 Agustus 2018
Menjadi hari dimana nabi Adam as diampuni dosa oleh Allah swt. Barangsiapa yang berpuasa di hari itu, Allah akan mengampuni dosanya.

Hari kedua di bulan Dzulhijjah, Selasa 14 Agustus 2018
Hari dimana Allah mengabulkan do'a nabi Yunus as agar mengeluarkannya dari dalam perut ikan nun, siapapun yang berpuasa dihari ini sama seperti beribadah selama satu tahun penuh tanpa melalukakan dosa jangka pendek.

Hari ketiga di bulan Dzulhijjah,  Rabu, 15 Agustus 2018
Hari dimana Allah menjawab do'a nabi Zakariyya as. Siapapun yang berpuasa dihari tersebut, maka Allah SWT akan mengabulkan do'anya.

Hari keempat di bulan Dzulhijjah, Kamis, 16 Agustus 2018
Ialah hari dimana nabi Isa as lahir. Barangsiapa yang berpuasa pada hari itu akan terhindar dari kemiskinan dan kesengsaraan.

Hari kelima di bulan Dzulhijjah, Jumat, 17 Agustus 2018
Hari dimana nasi Musa as dilahirkan, barangsiapa yang berpuasa pada hari itu akan terbebas dari kemunafikan dan adzab kubur.

Hari keenam di bulan Dzulhijjah, Sabtu, 18 Agustus 2018
Merupakan hari dimana Allah swt membuka pintu kebajikan untuk nabi-Nya, barangsiapa berpuasa pada hari itu akan dipandang oleh Allah swt dengan penuh rahmat dan tidak akan diazab.

Hari ketujuh di bulan Dzulhijjah, Ahad, 19 Agustus 2018
Merupakan hari ditutupnya pintu neraka jahannam dan tidak akan dibuka sebelum hari kesepuluh lewat. Barangsiapa berpuasa pada hari itu Allah swt akan menutup 30 pintu kemlaratan dan kesukaran serta Allah swt akan membuka 30 pintu kesenangan dan kemudahan.

Hari kedelapan di bulan Dzulhijjah, Senin, 20 Agustus 2018
Merupakan hari tarwiyah, barangsiapa yang berpuasa pada hari itu akan memperoleh pahala yang tidak diketahui kebesarannya kecuali Allah swt

Hari kesembilan di bulan Dzulhijjah, Selasa, 21 Agustus 2018
Merupakan hari arafah, barangsiapa yang berpuasa dihari itu puasanya menjadi tebusan dosanya satu tahun yang telah lalu dan satu tahun yang akan datang.

Berikut Niat puasa tarwiyah hari 8 dzulhijjah
Nawaitu shauma tsarwiyata sunnatan lillahi taala
"saya niat puasa tarwiyah sunat lillahi ta'ala"

Niat puasa arafah 9 dzulhijjah
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi taala
"saya niat puasa arafah sunnat lillahi ta’ala”

Niat puasa tanggal 1-7 dzulhijjah
Nawaitu shauma syahri dzilhijjati sunnatan lillahi ta'ala
"saya niat puasa bulan dzulhijjah sunnatan lillahi ta'ala"

Hanya saja kita selaku umat muslim terkadang merasa tidak bersemangat untuk melaksanakan puasa 9 hari sebelum idul adha karena sering sekali rasa bosan itu kunjung datang ditengah melaksanakan ibadah yang panjang, padahal keutamaan bulan Dzulhijjah sudah banyak d ceritakan dalam hadist yg biasanya d sampaikan pada majelis-mejelis ilmu. Tetapi setidak-tidaknya kita harus bisa melaksanakan puasa 2 hari sebelum idul adha yaitu tarwiyah (hari ke-8) dan arafah (hari ke-9) sebelum idul adha.

Sebab hadist lain mengatakan, "jika tiba hari arafah, tidaklah seseorang masi mempunyai setitik iman melainkan ia akan diampuni. Lantas ada yang bertanya : Ya Rasulallah, apakah terkhusus bagi yang wukuf di Arafah atau semua umat manusia ?, Rasulullah menjawab : untuk semua umat manusia." (HR.  Abu Daud)

Setelah kita mengetahui waktu pelaksaan puasa tarwiyah dan arafah sebelum idul adha, kita pun harus senantiasa berhati-hati dalam melaksanakan ibadah puasa agar kita terhindar dari hal-hal yang dapat mengurangi bahkan dapat membatalkan pahala puasa. Semoga Allah senantiasa Melimpahkan taufik dan hidayah-Nya agar kita terus semangat beribadah dengan mengharap ridho-Nya

Artikel Oleh : Arya Makhbullah – STEI SEBI

0 komentar