7 Kesalahan Paling Fatal Saat Charger Smartphone

Mencharger smartphone adalah sesuatu hal yang sudah menjadi aktifitas sehari hari bagi yang memliki smartphone,dan tentunya para pemilik smartphone wajib mengetahui hal hal apa saja yang harus dihindari saat mencharger smatphonenya, apalagi kalau menjadi seorang gamers ketika kehabisan baterai saat bermain game itu pasti akan membuatnya sangat kesal.

7 Kesalahan Paling Fatal Saat Charger Smartphone


Baterai smartphone itu semakin lama akan semakin berkurang kualitasnya, atau dengan kata lain termakan umur, dan hal tersebut akan semakin parah jika terlalu sering melalukan kesalahan saat pengisian baterai, bahkan bisa saja terjadi smartphone meledak akibat kerusakan baterai tersebut.
Dibawah ini adalah kesalahan-kesalahan apa saja yang bisa membuat baterai smartphone cepat rusak :
1. Mengisi Daya Dari 0 – 100%

Kebanyakan orang sering menggunakan samrtphone sampai 5% atau bahkan 0%, ternyata hal itu sangat berbahaya, karena dapat memperpendek umur dari smartphone kita. Sebenarnya baterai smartphone itu sudah dirancang baik pada kafasitas 30 hingga 80%, jadi kalau sudah 30% sebaiknya untuk cepat-cepat di charger, lalu jika sudah sampai 80% atau 90% sebaiknya langsung dicabut saja, jadi jangan menunggu samapi 100%.

Faktanya lebih baik jangan mencharger sampai penuh, karena tegangan tinggi itu bisa menekan baterai walaupun secara tidak langsung merusak baterai, tapi secara bertahap akan mengurangi umur baterai tersebut. Hal ini juga berlaku pada pengisian daya yang mulai dari dibawah 20%.

2. Kabel Charger Terlalu Panjang

Kebanyakan orang suka jika menggunakan kabel charger panjang agar tetap bisa menggunakan smartphone, padahal semakin panjang kabel charger akan mengakibatkan power yang mengalir dari sumber daya akan memberikan efek panas pada smartphone, coba perhatikan kabel dari powerbank pasti akan mendapatkan kabel yang lebih pendek guna untuk mengghindari daya yang hilang karena kabel yang panjang.

3. Sering Menggunakan Power Bank

Kebutuhan kita menggunakan smartphone membuat kita harus bergantung kepada power bank, tapi ternyata power bank tidak baik untuk smartphone jika digunakan terus menurus, karena panas yang dipancarkan oleh power bank akan merusak baterai smartphone secara berkala.

Jadi kalau lagi di rumah sebisa mungkin jangan menggunakan power bank, cukup menggunakan power bank jika lagi diluar atau menggunakan disaat darurat, seperti mati lampu atau lagi ditempat umum yang memang tidak ada colokan listrik.

4. Menggunakan Charger Nirkabel

Memang mudah untuk menggunakan charger nirkabel karena tidak perlu untuk menggunakan kabel untuk mengisi baterai smartphone kita, tapi dengan menggunakan pengisian nirkabel ternyata baterai smartphone lebih rentan rusak, karena charger nirkabel ini memancarkan panas yang cukup banyak, lagipula untuk menggunakan charger nirkabel, kita harus beli lagi perangkat lain dari smartphone kita dan itu harganya lumayan mahal.

5. Mencharge Smartphone Yang Baru Dibeli

Masih banyak dari kita yang berpendapat, bahwa smartphone yang baru dibeli harus di charge sampai penuh, hal tersebut memang benar, tapi hanya untuk smartphone yang masih menggunakan baterai berbasis nikel, sedangkan baterai yang berbasis Li-ion dapat digunakan langsung setelah kita membelinya. Ini juga menjadi alasan mengapa disaat kita membeli smartphone kita sudah mendapatkan setengah daya dari baterai tersebut, sehingga kita bisa langsung menggunakan smartphone ketika baru dibeli .

6. Mencharge Smartphone Saat Tidur

Kebiasaan buruk ini nampaknya sering sekali dilakukan, faktanya mencharge smartphone dalam waktu lebih dari 3 jam atau bahkan sampai terbangun dari tidur akan mengakibatkan kerusakan dari baterai, parahnya lagi ada smartphone yang bisa meledak gara-gara hal tersebut. Jadi mulai sekarang jika mencharge smartphone jangan ditinggl tidur.

7. Menggunakan Smartphone Saat Di-Charge

Banyak yang berpendapat jika sedang mencharge smartphone tidak boleh digunakan karena dapat mengakibatkan kebocoran pada baterai smartphone, ternyata hal tersebut hanyalah mitos, kita dapat menggunakan smartphone ketika dicharge, hanya saja pengisiannya akan memakan waktu sedikit lama. Jadi tidak perlu lagi takut menggunakan smartphone saat lagi dicharge yang harus dihindari adalah ketika kita membuka terlalu banyak aplikasi diwaktu yang bersamaan saat smartphone sedang dicharge itu baru tidak boleh.

Article by : Susanti, Mahasiswi STEI SEBI

Post a Comment

0 Comments