Melesterikan Lingkungan Dengan Mengurangi Penggunaan Bahan Plastik

Sekarang ini banyak sekali penggunaan bahan plastik. Diantranya prabotan rumah, mainan, bungkus makanan, dan pastinya setiap kita belanja bakal dikasih kantong plastik baik berbelanja kepasar atau ke mini market pasti pulang-pulang membawa kantong palstik lebih dari satu kantong plastik yang kita gunakan. Tentunya ini menyebabakan berdampak tidak baik terhadap lingkungan alam dan tubuh kita ini. Dan banyaknya orang-orang yang kurang sadar dampak dari plastik itu sendiri.


Plastik pertama kali di temukan pada tanggal 14 November 1863 oleh seorang warga Amerika berkebangsaan Belgia, dia adalah Leo Hendrik Baekeland yang merupakan seseorang yang ahli dalam bidang kimia. Plastik yang di temukan oleh Leo Hendrik Baekeland adalah plastik yang berjenis bakelit ( plastik yang tahan panas). 

Namun, ada juga plastik yang bersifat lunak (seluloid). Plastik jenis ini ditemukan oleh John Wesley Hyatt, bahan yang digunakannya adalah berupa campuran dari selulosa nitrat dan kamfor yang di larutkan dalam alcohol, yang menghasilkan plastik yang dinamakan seluloid. Sifatnya yang kurang tahan terhadap panas dan mudah terbakar membuat seluloid ini tidak terpakai dalam industri bahan plastik dan di gantikan oleh plastik jenis lain yang sering kita temui sekarang yaitu bakelit.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton/ tahun dimana sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut . Menurut sumber yang sama, lanjut dia, kantong plastik yang terbuang ke lingkungan sebanyak 10 milar lembar per tahun atau sebanyak 85.000 ton kantong plastik. Yang dikutip dari Kompas.com 

Cara yang paling banyak di pakai masyarakat untuk membuang sampah adalah dengan cara di bakar. Namun, proses pembakaran ini akan membuat atmosfer terkontaminasi, karena ketikan sampah plastic di bakar bahan kimia yang menjadi racun akan menyebar ke udara yang menyebabkan polusi udara, tetapi sekarang ada juga solusi untuk sekarang ini yaitu adanya bank sampah dan lebih baiknya kita mulai dari saat ini menngurangi penggunaan bahan plastik dengan cara sebagai berikut.
Tips Untuk Menngurangi Bahan Plastik
1. Menggunakan tas belanja sendiri kemana-mana jika hendak berbelaja
2. Membawa kotak makan sendiri jika makan diresturan atau di warteg jika hendak mau dibekal 
3. Mengurangi penggunaan tisu basah sebab tisu basah terdapat zat plastik didalamnya dengan menggantinya dengan sapu tangan
4. Menggunakan produk dengan yang dikemas beling kaca guna agar bisa digunakan berkali-kali
5. Membawa botol minum sendiri 
6. Tidak menngunakan sedotan ditempat makanan siap saji atau ditempat makan lainya.
7. Mulai belajar daur ulang sampah plastik atau menggumpulkannya dan menjual nya ke bank sampah

Sekarang banyak produk barang pakai seperti tas bahkan keranjang pakaian yang dibuat dari sampah plastik. Lumayan kan? Kamu jadi tidak hanya menjaga lingkungan tapi menjaga dompet bisa tetap penuh.

Kerusakan Lingkungan adalah Tanggung Jawab Bersama

Lingkungan yang kurang bersih, banjir dan penyakit dimana-mana bukan kesalahan satu individu bahkan pemerintah. Tapi kita semua lah yang lalai dalam menjaganya. Jika ingin lingkungan tempat tinggal sekitar jadi bersih, mulailah menjadi pribadi yang bersih terlebih dahulu. Belajar cintai lingkungan dan hindari aktivitas-aktivitas yang bisa merusak lingkungan, seperti membuang sampah sembarangan dan mengurangi penggunaan produk dengan bahan plastik.

Article by : Muhamad Andrian, STIE SEBI

Post a Comment

0 Comments