Puisi Cinta Yang Bertema Rindu Melankolis

Puisi cinta, lagi-lagi kali ini saya kembali akan berbagi tentang puisi cinta. Sudah cukup lama saya tidak menulis tentang puisi cinta. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini saya coba kembali hadirkan puisi dengan tema cinta, untuk mengobati rasa kangen temen-temen semua. Sama seperti yang kemarin-kemarin puisi selalu saya hadirkan dengan beberapa puisi dengan tema yang sama. Hal ini saya lakukan bertujuan agar teman-teman punya lebih banyak referensi dalam membuat ide untuk membuat puisi. 

Puisi Cinta Yang Bertema Rindu Melankolis

Puisi cinta yang saya share pada kesempatan kali ini cukup berbeda dengan puisi cinta yang sebelumnya. Karena pada puisi yang kali ini puisi tercipta dari karakter melankolis seseorang. Sebenarnya hampir sama dengan puisi cinta lainya yang mana puisi itu berasal dari sebuah rasa. Namun puisi ini selain dari rasa puisi ini juga di pengaruhi oleh sifat melankolis dari si pembuat puisi. 

Oke saya kira tidak perlu penjelasan secara mendalam mengenai puisi ini, kita langsung saja pada puisinya. Karena saya sudah saya siapkan beberapa puisinya untuk teman-teman semua. Berikut adalah 5 puisi cinta Yang Bertema Rindu Melankolis. 


Khayal

Tanpa sadar jiwa melayang dalam khayalan hampa
Terbang begitu saja
Lalu, jatuh terhempas dalam sakit tak terkira

Rasa beradu dengan ketidakmampuan
Hati terus berandai dengan khayalan

Jika pada akhirnya jatuh, biarlah
Jika pada akhirnya sakit, sudalah.

Sepisau

Sepisau rindu dalam balutan nestapa.
Sebaris kata tak bisa terucap, namun ingin tuk diungkap
Secarik kertas tak cukup untuk menuliskanya,
Mungkin sepotong hati cukup melegakanya

Hilang pikir jika berhadapan denganya
Hilang kata, apa yang ingin diungkap tadinya

Denting waktu terus mendesak
Agar segera menggungkap 
Deras rasa tak bisa lagi ditahan
Meminta segera disampaikan

Aku dan Rasa

Jangan terbiasa menyalahkan cinta
Jangan kecewa dengan rasa yang tak diterima
Jangan lelah berindu ria
Jangan ada harapan ‘ingin’ bersamanya
Jangan memaksa terhadap restu
Jangan mengemis belas kasih berlebih
Berjalanlah terseok mencari cinta, buktikan ia bukan semu belaka.

Titik dan Kosong

Perihal rasa yang tak selalu diterima
Hati yang tak berlandas dalam mencinta, tak ada bukti 
Rindu yang tak berujung, namun tak saling berkunjung

Ada yang remuk
Mencoba memendam dalam riuh, namun redam

Lama-kelamaan rasa akan lenyap
Hati akan mati, terkubur dalam nestapa
Pada akhirnya, rindu tak akan bersatu

Semua yang berawal dari huruf akan berakhir dengan titik
Semua harapan, entah sengaja diakhiri atau berakhir dengan sendiri 
Semua yang terbentuk dalam satuan ingatan kembali kosong

Rindu Dalam Dimensi

Dalam bias hujan dan gelegar awan malam ini,
Ini kisah tentang aku yang tiada tepi dalam sepi
Aku dan rindu yang sama-sama terpendam dalam dimensi  waktu tak menentu
Aku dan rasa yang tiap waktu terbang entah kemana
Aku dan diriku yang sedang mencari arah dalam dekapan dunia

Baiklah kawan sekian dulu untuk postingan tentang puisi cinta pada kesempatan kali ini. Semoga puisi kali ini bisa menghibur teman-teman dan juga bisa menjadi referensi untuk membuat puisi. Tetap semangat dalam membuat karya, jangan pernah menyerah, selalu optimis bahwa karya kalian suatu saat akan di apresiasi oleh orang banyak. Sampai jumpa di postingan selanjutnya kawan semoga selalu bahagia wassallam. 

Post a Comment

0 Comments