Kualitas Audit menurut Profesional Audit


Kualitas audit adalah karakteristik atau gambaran dari praktik juga hasil auditor selama mengaudit dan berdasarkan standar pengendalian mutu dan menjadi ukuran tanggung jawab dari profesi seorang auditor. Kualitas audit sangat berkolerasi dengan seberapa baik sebuah proses audit yang telah dilakukan oleh auditor.

Indikator kualitas audit


1. Deteksi salah saji

Merupakan salah saji yang terdapat dalam laporan keuangan. Selain itu juga salah saji ini diistilahkan dengan “salah saji tak terkoreksi” (uncorrected misstatement). Salah saji materialitas ini seingkali terjadi tapi juga diabaikan begitu saja karena alasan tertentu. Salah satu sebabnya adalah suatu transaksi yang mungkin dianggap tidak material ketika transaksi itu menyangkut operasional rutin sehari-hari, tetapi hal itu bisa jadi menjadi material ketika jenis transaksi bisa mengakibatkan terganggunya aktivitas lain bahkan dapat merugikan.

2. Kesesuaian dengan standar umum yang berlaku

Standar Profesi Akuntan Publik (SPAP) adalah acuan yang ditetapkan menjadi ukuran mutu yang wajib dipatuhi oleh akuntan publik dalam pemberian jasanya (UU No.5 tahun 2011). Selain itu aturan etikan kompartemen akuntan public mengharuskan anggota ikatan akuntan Indonesia yang berpraktik sebagai auditor mematuhi standar auditing jika berkaitan dengan audit atas laporan keuangan.

3. Kepatuhan terhadap SOP

Standar operasional sebuah perusahaan adalah penetapan tertulis mengenai apa yang harus dilakukan, kapan, dimana, oleh siapa, bagaimana cara melakukan apa saja yang diperlukan, dan lain-lain yang semuanya itu merupakan prosedur kerja yang harus ditaati dan dilakukan.

Cara pandang kualitas audit menurut Profesional Audit:


1. Opini audit

Opini audit menurut kamus akuntansi adalah suatu laporan yang diberikan oleh audior terdaftar yang menyatakan ialah bahwa pemeriksaan sudah dilakukan sesuai dengan norma atau juga aturan pemeriksaan akuntan yang diikuti dengan pendapat tentang kewajaran laporan keuangan yang diperiksa.

Opini audit diberikan oleh auditor dengan melalui beberapa tahap audit sehingga auditor bisa memberikan kesimpulan dari opini yang harus diberikan atas laporan keuangan yang diuditnya tersebut .

2. Pembiayaan biaya audit yang wajar

biaya audit juga menentukan kualitas audit dikarenakn biaya yang telah dikeluarkan akan sebanding dengan hasil audit yang akan di dapatkan

3. Menyelesaikan tepat waktu

Bagi professional audit mengerjakan project audit dari awal hinga akhir memerlukan waktu yang banyak dan juga mengharuskan tepat waktu karena klien membutuhkan opini dari auditor dengan bak dan tepat waktu.

Post a Comment

0 Comments