Definisi Keindahan Cinta

Definisi Keindahan Cinta


Cinta! Sudah tak asing lagi bukan kita mendengar kata cinta. karena setiap orang pasti memiliki rasa cinta,baik itu besar atau kecil,tua atau muda,kaya atau miskin seseorang.Indahnya malam dengan rembulan, indahnya taman dengan bunga, indahnya cincin dengan permata, indahnya manusia dengan budi bahasa, indahnya hidup dengan cinta.

Kekuatan cinta bisa berubah jadi energi buat kehidupan,mampu menyatukan dua insan,membuat terluka sekaligus bahagia.
Adapun definisi cinta:

• Seorang pujangga mengatakan cinta adalah kekuatan yang mampu mengubah duri jadi mawar,mengubah cuka jadi anggur,mengubah malang jadi untung,mengubah sedih jadi riang,mengubah sakit jadi sehat,mengubah bakhil jadi dermawan,mengubah kandang jadi taman,mengubah penjara jadi istana,mengubah amarah jadi ramah,mengubah musibah jadi mahabbah.

• Seorang ulama mengatakan cinta adalah sesuatu yang tidak dapat dilihat dengan mata, tidak bisa diraba dengan tangan, tetapi bisa dirasakan getarannya di dalam dada.

• Cinta menurut ilmu nahwu itu seperti isim yang tak terbatas oleh waktu, seperti berdampingan, seperti syarat dan jawab apalah artinya hidup tanpa dirimu, seperti kalam yang tersusun dengan tihang kebersamaan.

Rasa cinta pasti ada pada makhluk yang bernyawa karena cinta adalah fitrah manusia. Namun jangan berlebihan mencintai seseorang karena bisa jadi orang yang kita cintai itu akan menjadi orang yang kita benci, hal ini di ilustrasikan dalam hadist nabi:

“Cintailah orang yang kamu cintai sekedarnya saja karena bisa jadi orang itu yang akan kamu benci dan bencilah orang yang kamu benci sekedarnya saja karena bisa jadi orang itu akan menjadi orang yang kamu cintai.”

Berbahagialah yang dihidupkan hatinya dengan cinta, namun waspadalah orang yang dibutakan hidupnya dengan  cinta. Seindah-indah cinta adalah cinta kepada penggenggam alam semesta. Jadikanlah diri kita sebagai kekasih Allah Swt agar bahagia di dunia dan di akhirat masuk syurga-Nya. Maka alangkah bermakna firman Allah Swt dalam al-Qur’an-Nya:

Dia mencintai mereka dan mereka mencintai Allah.
Allah yang menciptakan,memberi rizki,melindungi dan memberikan karunianya kepada kita,tapi Allah juga mencintai kita. Firman-Nya dalam surat Ali-imran:31

Katakanlah:Jika kamu benar-benar mencintai Allah,Ikutilah Aku,niscaya Allah mencintaimu.”
Seseorang yang mencintai Allah dan Rasul-Nya,maka dicintai Allah dan Rasul-Nya. Bukti kita mencintai Allah yaitu dengan kita taat kepada perintah-Nya,menjauhi apa yang dibenci-Nya. Dan bukti kita cinta kepada rasul-Nya yaitu menjalankan sunnah-sunnah-Nya,bersholawat kepadanya. Agar kita mendapatkan syafaat di yaumil akhir nanti maka kita harus mncintai Rasulullah SAW dan bersholawat kepadanya.

Cerita cinta sejati Majnun terhadap Laila yang sangat terkenal itu menunjukkan bahwa Majnun akhirnya dibunuh oleh cinta sejatinya kepada Laila. Qorun dibunuh oleh cinta sejatinya kepada harta benda. Fir’aun diunuh oleh cinta sejatinya kepada kedudukan.Tapi Hamzah,Ja’far dan Zaed bin Harisah mati karena cinta sejatinya kepada Allah dan Rasul-Nya. Alangkah jauh jarak yang memisahkan antara keduanya. Majnun,Fir’aun disatu sisi dan Hamzah,Ja’far,dan Zaed bin Harisah di sisi yang lain. Jadi cintailah hamba-Nya dengan sewajarnya dan cintailah Allah dan Rasul-Nya dengan cinta sejati.
Oleh : Amelia Putri

Post a Comment

0 Comments