Membingkai Intelektual Mahasiswa Dengan Adab Para Ulama Dan D'AI


Adab sangatlah penting bagi kita sebagai makhluk sosial yang beriman. Apalagi sebagai orang intelektual yang berilmu. Ilmu tidak akan menjadi berkah tanpa adanya penyertaan adab dalam menuntut ilmu. Dalam proses menuntut ilmu adab yang baik, akhlak yang baik, akan mempermudah kita dalam memahami ilmu yang kita pelajari. Banyak orang yang berilmu, akan tetapi dengan keegoisannya dan rasa memiliki ilmu yang lebih dia hanya menggunakan ilmunya untuk kepentingan dirinya sendiri tanpa melihat manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain dengan ilmu yang didapatnya. Semua itu karna niat awal kita dalam menuntut ilmu dan adab kita sebagai orang yang berilmu.

Adab sangatlah penting bagi keberkahan ilmu yang kita dapat, karna ilmu adalah cahaya dan cahaya tidak akan masuk oleh orang yang berbuat maksiat (imam syafi’i). Perkataan imam syafi’I tersebut mengingatkan kita untuk menjaga adab dan akhlak kita dalam menuntut ilmu. Menuntut ilmu tidak hanya pada saat kita berada di dalam kelas dan mendengarkan guru yang sedang menjelaskan. Di setiap hidup yang kita jalani akan ada ilmu yang kita dapat. Itu bearti menunjukkan bahwa adab dan akhlak yang baik harus selalu melekat dalam diri kita. 

Adab-adab yang perlu kita perhatikan dalam menuntut ilmu  :

1. Mengikhlaskan niat dalam menuntut ilmu

Niat menjadi hal yang paling pertama dalam melakukan suatu perbuatan. begitu juga dalam menuntut ilmu. Walaupun menuntut ilmu adalah perbuatan yang baik, akan tetapi jika tidak didasari dengan niat yang ikhlas, ilmu yang kita dapat tidak akan menjadi berkah. Dalam menuntut ilmu kita harus ikhlas karena Allah SWT dan seseorang tidak akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat jika ia tidak ikhlas karena Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda : Barang siapa yang menuntut ilmu syar’I yang semestinya ia lakukan untuk mencari ridha Allah dengan ikhlas, namun ia tidak melakukannya melainkan untuk mencari keuntungan duniawi, maka ia tidak akan mendapat harumnya aroma surga pada hari kiamat (HR. Ahmad)

2. Hadir dalam majlis ilmu dalam keadaan baik dan rapi

Hendaknya kita sebagai penuntut ilmu yang baik datang dengan tepat waktu. Datang lebih awal sebelum guru sampai terlebih dahulu. Berpakaian yang rapi dan sopan juga termasuk adab dalam menuntut ilmu.

3. Berdoa sebelum menuntut ilmu

Agar ilmu yang kita dapat senantiasa diberkahi dan bermanfaat hendaklah kita berdoa sebelum kita memulai menuntut ilmu, dan agar diberikan kelancaran dalam menuntut ilmu.

4. Mendengarkan baik-baik apa yang disampaikan ustadz, syekh, ataupun guru

Hendaknya kita dalam menuntut ilmu mendengarkan dengan saksama apa yang disampaikan oleh guru kita. Kita tidak boleh memotong prmbicaraan guru pada saat menerangkan.

5. Menanyakan dengan baik hal yang belum kita pahami

Jika dalam menuntut ilmu ada sesuatu yang belum kita pahami hendaklah kita menanyakannya kepada guru kita dengan baik dan sopan.

6. Berdoa setelah menuntut ilmu

Setelah selesai majlis ilmu hendaklah kita menutupnya dengan doa agar ilmu yang kita dapat menjadi berkah dan bermanfaat. Itulah beberapa adab-adab dalam menuntut ilmu. 

Sekarang ini banyak sekali orang yang mempunyai ilmu akan tetapi tidak dilandasi dengan adab yang baik. Sehingga ilmu yang mereka miliki tidak mampu memberikan manfaat bagi orang banyak.

Untuk menciptakan pribadi yang beradab perlu adanya keteladanan yang diberikan oleh guru, syekh, ataupun ustadz. Akankah menjadi lebih baik jika seorang guru memberikan keteladanan yang baik kepada muridnya, karana keteladanan dan contoh yang baik akan mudah diterima oleh orang yang melihatnya.

Seorang intelektual yang berilmu akan memberikan manfaat yang lebih luas jika kita memahami ilmu yang kita miliki dengan adab dan akhlak yang baik. Karna dia paham bagaimana menggunakan ilmu dengan adab yang baik, sehingga ilmu yang dimilikinya bermanfaat dan menjadi berkah bagi banyak orang.

Ibnul Kharrath al-Isybiliy menyebutkan dari segi ahli ilmu, ia berkata
Janganlah meremehkan adab, karena barang siapa yang meremehkan adab maka ia akan meremehkan sunnah-sunnah, dan barang siapa yang meremehkan sunnah-sunnah maka ia akan meremehkan yang wajib-wajib.

Banyak orang yang menuntut ilmu agar nantinya menjadi orang yang sukses. Hal ini tidak salah untuk mencapainya. Tapi bisa menjadi suatu masalah ketika ilmu di dahulukan daripada adab. Ilmu tidak akan menjadi berkah dan manfaat tanpa kita menggunakannya dengan adab. Maka jadilah kita sebagai pribadi intelektual yang beradab sebagaimana seperti para ulama dan dai.

Oleh : Triana Nurlaela Prihatin

Post a Comment

0 Comments