Wahai Muslimah, Jagalah Adabmu terhadap Lawan Jenis

Wahai Muslimah, Jagalah Adabmu terhadap Lawan Jenis

Dalam islam wanita sangat dimuliakan perannya dalam kehidupan. Dilahirkan sebagai wanita adalah anugerah yang sangat terindah dari Allah swt. Sebuah anugerah yang tidak dimiliki oleh pria. Apalagi anugerah itu tumbuh menjadi wanita muslimah yang beriman kepada Allah swt. Wanita yang sholehah itu idaman setiap orang, harta yang paling berharga bahkan sebaik-baiknya perhiasan adalah wanita yang sholehah.

Kita sebagai wanita muslimah tentu harus bisa menjaga kehormatan diri kita sendiri, menjaga kehormatan sangatlah penting terutama bagi para wanita muslimah, namun bukanlah perkara ini tidaklah penting bagi para pria muslim. Bisa jadi, berawal dari tidak pandainya seseorang menjaga diri dan kehormatan akan muncul berbagai bahaya dalam diri orang tersebut, sehingga akhirnya seorang anak adam terjerumus ke dalam kemaksiatan.

Menjadi wanita muslimah itu tidaklah mudah, karena banyak sekali godaan-godaan dalam mencapainya. Karena balasan yang Allah janjikan pun tidak sebanding dan semua wanita pun menginginkannya. Dan godaan-godaan ini sering kali datang ketika kita menginjak usia remaja, di mana masa pubertas setiap manusia ada di masa ini. Tentu bukan hal yang mudah untuk dilalui oleh seorang wanita, bahkan sangat hebat apabila seorang wanita bisa melewati fase ini.

Salah satu godaan tebesar pada saat usia remaja ini adalah“ ada rasa ketertarikan terhadap lawan jenis, tentu bukan?”. Memang rasa ketertarikan terhadap lawan jenis adalah fitrah bagi setiap manusia. Namun jika kita tidak bisa mengatur perasaan tersebut akan menjadi masalah yang besar, baik dari diri sendiri ataupun orang yang kita sukai.

Islam tidak membebaskan wanita dan pria bergaul seenaknya sendiri, ada batasan dan aturan yang perlu diperhatikan dan tidak boleh melewatibatasnya. Mengapa demikian? Karena ada bahaya besar jika aturan itu di abaikan. Yakni perzinaan, sebuah dosa besar yang akibatnya akan ditanggung oleh pelakunya dan keturunannya, bahkan zina bisa merusak nasab. Tidak ada sedikit pun kebaikan yang didapatkan dari berbuat zina. Zina dapat menghilangkan kesempurnaan iman dalam diri seorang mukmin yang berzinah sampai ia bertobat kepada Allah swt. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihiwasalambersabda,

إِذَازَنَىالرَّجُلُخَرَجَمِنْهُالإِيمَانُكَانَعَلَيْهِكَالظُّلَّةِفَإِذَاانْقَطَعَرَجَعَإِلَيْهِالإِيمَانُ
Jika seseorang itu berzina, maka iman itu keluar dari dirinya seakan-akan dirinya sedang diliputi oleh gumpalan awan (di atas kepalanya). Jika dialepas dari zina, maka iman itu akan kembali padanya.”(H.R Muslim dan Tirmidzi).

Di bawah ini akan saya jelaskan beberapa adab pergaulan dengan lawan jenis yang diajarkan dalam Islam, diantaranya:

1. Dilarang untuk berkholwat (berdua-duaan).
Berkholwat adalah berdua-duan di tempat sepi dengan yang bukan mahramnya, karena setan adalah orang yang ketiganya, daripada setan yang menemani kita lebih baik malaikat bukan? Ngaji, nah lebih baik kita berdua-duaan dengan Al-Quran, kita baca dan kita pahami isinya insyaallah malaikat akan mendampingi kita, kita sebagai wanita muslimah yang cerdas tentu lebih memilih untuk didampingi oleh malaikat.

2. Menjaga pandangan.
Pandangan terhadap lawan jenis itu meupakan panah-panahan setan, yang berawal dari pandangan akan lahirlah keinginan, dan keinginan akan melahirkan pemikiran, Dari pemikiran itulah akan lahirnya syahwat (hawa nafsu). Yang pada akhirnya syahwat itulah yang membuat kita melakukan apa yang kita inginkan.

3. Tidak bertabaruj
Tabaruj adalah memamerkan atau memperlihatkan aurat serta perhiasan lainnya kepada orang yang tidak halal baginya sehingga orang tersebut tertarik olehnya. Di zaman milenial ini banyak wanita yang bertabaruj ketika berinteraksi dengan masyarakat. Mulai dari pakaian, model jilbab, hingga make up yang berlebihan. Budaya ini adalah budaya jahiliyah yang dilarang Allah dalamfirman-Nya.

hendaklah kalian tetap di rumah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkahlaku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu” ( Q.S Al-ahzab [33]: 33).

Termasuk dari bagian tabaruj adalah memakai wangi-wangian di depan umum sehingga aroma wanginya tercium baunya dan terhasrat padanya.

4. Menghindari berjabat tangan dan bersentuhan dengan yang tidak halal baginya.
Aisyah radiyallahu ‘anha berkata “demi allah, tangan rosulullah tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun saat mambaiat (janji setia kepada pemimpin).” (HR. Bukhori).

Jelas bahwa sentuhan fisik antara lawan jenis bisa menimbulkan syahwat. Oleh sebab itu, perlu menahan diri ketika ingin menyentuh lawan jenis.
seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, (itu) masih lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR.Thabrani dengan sanad Hasan).

Nah demikianlah beberapa adab seorang wanita muslimah terhadap lawan jenis. Kita sebagai wanita yang terhormat harus pandai menjaga diri kita sendiri, di zaman yang sekarang ini banyak sekali wanita yang tertipu oleh tipudaya setan. Maka dari itu janganlah kita mudah terbawa perasaan oleh perkataan laki-laki di luar sana. Karena hanya pernikahanlah satu-satunya institusi yang bisa menghalalkan segala sesuatu yang awalnya haram menjadi halal diantara lawan jenis. Maka dari itu belajarlah mengendalikan hawa nafsu agar selamat dari godaan syahwat yang dahsyat.

Post a Comment

0 Comments