Perubahan Tanpa Ilmu itu Hampa, Hijrah Sendirian itu Berat!

Kata yang sedang marak-maraknya di kalangan pemuda saat ini, HIJRAH. Ya, kata itu sedang banyak diperbincangkan. Sebenarya apasih hijrah  itu? Hijrah itu berpindah atau dengan kata lain berubah/perubahan. Prubahan diri yang dulunya memakai pakaian yang melanggar syari’at, tapi kini sudah sesuai dengan syari’at.  Namun, hijrah bukan hanya sebatas berubah cover,berubah  penampilan. Akan tetapi,Perubahan diri kepada kebaikan dan keridhaan Allah. Perubahan  itu harus mendasar dan  kaffah (menyeluruh). Mafahim (pemahaman) kita harus lebih cemerlang. Mulai dari yang memikirkan “dari mana kita berasal?, untuk apa kita hidup? dan mau kemana kita setelah kehidupan dunia ini?”
Perubahan Tanpa Ilmu itu Hampa, Hijrah Sendirian itu Berat!

Allah SWT. berfirman dalam Surah Ar-Ra’du ayat 11 yang artinya,
“ ...Sesungguhnya  Allah tidak akan mengubah suatu kaum,sebelum kaum itu sendiri yang mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS.Ar-Ra’du[13]:11).

Oleh karenanya sangat penting untuk mendatangi majelis ilmu. Yang mana di majelis ilmu itu kita diajak untuk memikirkan segala sesuatu tentang sesuatu. Maka dari pemikiran tadi, akan terbentuk sebuah pemahaman yang akan mengakibatkan perubahan tingkah laku pada diri kita.

Sederhananya begini, dulu saya pikir pacaran  itu bahagia, apalagi cinta itu berbalas. Tidak apalah selagi tidak berbuat yang nyeleneh. Namun setelah dapat pengetahuan dari majelis ilmu, saya jadi tahu bahwa pacaran itu dosa. Seperti firman Allah dalam Surah Al- Isra’ ayat 32 yang mana Allh melarang kita untuk mendekati zina, karna itu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk. 

Nah tentu pemahaman kita mengenai ini sudah berubah bukan? Kita takut untuk melakukannya lagi. Karena pikiran kita sudah terbuka,pemahaman kita sudah beda. Yang dulunya mau pacaran, tapi setelah tahu konsekunsinya kita takut untuk ngelakuin itu. Yaa, Walaupun gak ngapa-ngapain, tetep aja kan pacaran itu dosa.

Dan juga, selain mendatangi majelis ilmu,pentingnya ada sahabat taat. Sahabat taat yang selalu menegur, menemani, membimbing disaat kita futur atau malas dalam melakukan kebaikan. Karena iman itu terkadang naik terkadang turun. Tak jarang banyak orang yang terjerumus kembali ke masa kelamnya, karna tak pernah lagi mendatangi majelis ilmu. Seakan-akan yakin bahwa dia akan istiqomah. Hati manusia itu mudah bolak-balik. Jika tak ada sahabat taat yang mengingatkan,menyemangati maka iman akan sangat mudah goyah.

Ngajiii. Ya... betapa pentingnya ngaji. Aktivitas ngaji bukan hanya membaca Al-Qur’an saja tetapi ngaji itu juga mengkaji Al-qur’an, memahami aturan-aturan yang disyari’atkan dalam Islam, mengenal dan memahami Islam secara Kaffah. Karena ngaji, bisa merubah segalanya, merubah masa depanmu, merubah hidupmu, dan juga merubah pemahamanmu. Memberikan warna baru yang lebih berarti dalam menjalani kehidupan dunia ini. Memantabkan diri untuk terus berbenah dan memantaskan diri agar layak menjadi penghuni syurga-Nya. #YukNgaji

Luruskan niat hijrah karna Allah Ta’ala. Jangan hijrah hanya karna mengikuti trend modern, jangan hijrah hanya karna sedang menyukai seorang ikhwan dan ingin terlihat baik dimatanya. Tapi niatkan ini semata-mata karna ingin taat dan ingin ridha Allah Ta’ala. 

Post a comment

0 Comments