Cerita Pengusaha Muda di Tengah Pandemi Covid 19


Semenjak Wabah virus corona Covid-19 meluas ke puluhan negara dan mulai masuk ke Indonesia. Dengan itu pemerintah menyiarkan untuk masyarakat tetap tinggal di rumah (bekerja, beribadah, dan belajar di rumah) demi menekan penyabaran virus corona covid-19 agar tidak bergerak semakin masif .
 Seruan pemerintah ini berdampak pada banyak sektor ekonomi, banyak mall ditutup dan toko - toko kecil di pinggir jalan, selain toko dan mall seluruh lembaga pendidikan meniadakan kelas tatap muka langsung.

Pembatasan aktifitas diluar ini sangat berimbas pada kegiatan bisnis, tak terkecuali pengusaha muda yang baru memulai bisnisnya dan tidak memiliki banyak pengalaman dalam menangani masalah dalam kegiatan bisnisnya.

Bagi mereka sekarang merupakan episode yang sangat menantang karna mereka banyak kehilangan pelanggan dan rencana bisnis yang sudah dirancang dari juah hari sangat berantakan.

Yang biasanya mereka memberikan produk jualan melalui tangan ke tangan (COD) ataupun menitipkan ke toko - toko di pinggir jalan, karna memang dalam berbisnis jika kita memperlihatakn produk kita secara langsung feedback dari calon pelanggan pun hampir selalu baik karna mereka bisa melihat langsung keadaan produk yang akan mereka beli.

Lantas apa yang akan mereka (pengusaha muda) lakukan ? di tengah pendemi COVID-19 ini, padahal mereka tak memiliki banyak pengalaman.

“Menyerah dan berpasrah tidak ada di kamus kehidupan kita” ujar salah satu pengusaha muda di bidang fashion hijab syari .

“Walau kita tidak dapat memaksimalkan penjualan lewat offline yang seperti biasanya, kita bisa menggunakan teknologi terkini yang sudah sangat mempermudah kita dalam menjalani aktifitas keseharian, kita merubah market plan kita menjadi fokus di online, yakni dengan memaksimalkan iklan lewat sosmed dan merekrut banyak reseller” lanjut mereka dalam menceritakan nasib bisnisnya saat ini

Roda memang selalu berputar, mungkin pada awal pertemuan para pebisnis dengan dampak pandemi ini sangat tidak bersahabat dan cenderung memerosotkan keadaan bisnis mereka, namun dengan adanya kreatifitas dan pemanfaatan teknologi yang ada, roda berputar dengan cepatnya dan menjadikan bisnis mereka dapat berjalan kembali.

Meskipun pemula dalam dunia bisnis namun pemuda tetaplah pemuda yang memiliki pemikiran yang terbuka dan semangat yang tinggi sehingga mereka tidak mudah untuk patahkan.

Persis seperti influencer milenial katakan “Pemuda itu Tertata dalam Bicara dan Efektif dalam Bekerja” Sherly Annavita (milennial influencer)

Post a comment

0 Comments