Tetap Bekerja meski Gaji Terpotong karena Pandemi

Bertahan hidup di masa sulit ditengah pandemi akibat Covid-19 ini merupakan bukan suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Serangan Virus Corona ini yang kurang lebih dari 210 negara, termasuk negara kita Indonesia telah banyak sekali membuat orang orang mengalami kesulitan dalam menghadapi dan juga bertahan hidup karena serangan covid-19 ini.



Tidak sedikit orang yang kehilangan pekerjaannya,baik karena diberhentikan,maupun karena terkena PHK massal yang kini banyak dilakukan perusahaan perusahaan. Ada yang tetap bekerja meski bekerja dirumah,namun terkena pemotongan gaji lantaran hanya bekerja di work from home atau  WFH.

Kedatangannya yang begitu tiba tiba,juga penyebarannya yang begitu cepat,akibatnya tidak sedikit orang yang terkena corona bahkan banyak pula yang meninggal dunia akibat virus corona.

Tidak hanya itu banyak sektor perusahaan yang terpaksa harus gulung tikar karena tidak siap menghadapi pandemi ini lantaran tidak mendapatkan pemasukan selama pandemi.

Di sisi lain ada perusahaan perusahaan yang tetap berdiri dengan melakukan pemotongan gaji atau PHK massal,tidak hanya perusahaan besar tetapi juga perusahaan yang skalanya kecilpun yang masih tetap berdiri melakukan pemotongan gaji karyawan bahkan memberhentikan karyawan akibat pandemi Corona.

Hal ini dilakukan agar perusahaan tetap berdiri dan beroperasi dengan harapan mereka bisa terus bertahan hingga pandemi Corona ini cepat usai.

Meskipun terkena pemotongan gaji,mereka tetap bekerja karena buat mereka tidak ada pilihan lain selain menerima keputusan dan mewajarkan hal ini,terlebih lagi saat ini sedang menghadapi bulan suci Ramadhan dan menuju kepada hari kemenangan yaitu Idul fitri dimana akan banyak sekali kebutuhan yang harus dibeli. "Tidak apa apa penghasilan kecil atau gaji dipotong,yang penting masih ada pemasukan walau kecil,apalagi dalam kondisi krisis seperti saat  ini,akan susah lagi mencari pekerjaan" ujar Umi sebagai karyawan di sebuah toko baju di Ciputat Tanggerang Selatan.

Tetap bersyukur meski dipotong gaji karena bagi mereka para pekerja lebih baik gaji terkena potongan yang penting ada pemasukan dari pada tidak ada pemasukan sama sekali karena menjadi pengangguran

Post a Comment

0 Comments