“Efektivitas Manajemen Resiko dalam Pengendalian Perusahaan di masa Pandemi Covid-19”


Sejak pandemi Covid-19 muncul, orang – orang mengalami mendapatkan cobaan dalam menjalani kehidupan. Pandemi Covid-19 yang Masuk ke Indonesia pada bulan Maret 2020 lalu memberi dampak pada Sektor Perekonomian di Indonesia, termasuk perusahaan-perusahaan besar yang diketahui banyak terkena dampak dan mulai menerapkan kebijakan-kebijakan baru. Bahkan tidak sedikit perusahaan yang terpaksa gulung tikar karena tidak mampu bertahan pada saat pandemi.

 Perusahaan-Perusahaan yang berhasil menghadapi tantangan krisis pandemi Covid-19 ini tentunya karena telah mengimplementasi Manajemen resiko secara efektif. Implementasi manajemen resiko yang efektif dapat membantu bisnis melewati masa-masa sulit sehingga dapat bertahan dan berkembang menjadi lebih kuat baik di masa pandemi seperti sekarang, maupun jika pandemi ini sudah berakhir.

Manajemen adalah suatu upaya untuk melakukan pengelolaan terhadap sesuatu. Sementara resiko adalah akibat yang tidak menyenangkan dari suatu perbuatan atau tindakan. Jadi, Manajemen resiko adalah metodologi untuk menghindari akibat buruk yang mungkin terjadi. Manajemen resiko sendiri memiliki fungsi untuk memastikan keberhasilan suatu organisasi maupun perusahaan secara konsisten dan mengantisipasi terhadap resiko-resiko yang akan terjadi. Jika saja perusahaan dapat mengendalikan berbagai macam penyebab resiko, maka tentunya akan meminimalisir terjadinya resiko dan berdampak baik pada keberhasilan suatu perusahaan.

Langkah-langkah implementasi manajemen resiko yang dapat menghasilkan solusi yang efektif untuk mempertahankan perusahaan di masa pandemi, antara lain:

1. Risk Identification

Langkah pertama ini yaitu mengidentifikasi atau menyelidiki kemungkinan resiko yang akan terjadi pada sebuah organisasi atau perusahaan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui keadaan yang akan dihadapi perusahaan kedepannya. Seperti jika organisasi atau perusahaan tidak menerapkan work from home maka bagaimana dampak hal tersebut pada perusahaan.

2. Risk Assessment

Setelah resiko di identifikasi, selanjutnya yaitu di nilai potensi keparahan, kerugian dan ancaman di kedepannya. Keputusan yang diambil hari ini belum tentu sama dengan sebelumnya. Jika organisasi atau perusahaan tersebut bebas dari Covid-19, akan tetapi perusahaan lain sudah mencatat banyak khasus dalam lingkungan perusahaannya. Maka organisasi atau perusahaan tersebut yang bertanggung jawab melakukan manajemen resiko harus segera bertindak.

3. Risk Response

Langkah ini dilakukan untuk memilih dan menerapkan langkah-langkah pengelolaan resiko. Dalam hal ini manajemen resiko harus menentukan portofolio yang tepat untuk membentuk strategi yang terintegrasi sehingga resiko dapat dihadapi dengan baik.

4. Create a Risk Management Plan

Menyiapkan penanggulangan risiko yang tepat untuk berbagai kategori risiko. Meskipun tingkat keparahan Covid-19 di tiap daerah berbeda-beda. Perusahaan yang terletak dizona berbahaya wajib dijadikan bahan pertimbangan untuk menghasilkan kebijakan yang tepat.

5. Implementation

Melaksanakan seluruh metode yang telah dibuat dan direncang untuk mengurangi pengaruh dari setiap risiko yang ada.Hal yang dilakukan sejak awal pandemi adalah physical distancing, penutupan fasilitas umum untuk sementara waktudan pertemuan jarak jauh seperti Work From Home (WFH), meeting virtual, dan webinar. Selain ketiga tindakan tersebut, masih banyak tindakan lainnya yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19.

6. Evaluate and Review

Perencanaan yang telah direncanakan dari awal tersebut tidak akan seluruhnya dapat berjalan dengan lancar. Perubahan keadaan atau lingkungan yang tidak dapat diprediksi sebelumnya akan menyebabkan perubahan rencana manajemen risiko yang telah dibuat dan direncanakan tersebut.Strategi penanganan wabah juga patut diubah jika kondisinya terus berlarut-larut dalam waktu lama. Kerja sama antar semua pihak akan mempercepat penyelesaian pandemi sehingga semua orang bisa kembali beraktivitas secara normal.

Tak hanya membuat pandemi cepat berlalu, manajemen risiko yang Efektif juga menjadi persiapan penting untuk menghadapi krisis serupa di masa depan.


Oleh : Fadhil Muhammad Mahasiswa (STEI SEBI)


Post a comment

0 Comments