Qusthul Hindi

 

Oleh : Khansa Fitya Mahasiswi STEI SEBI Depok

Qusthul Hindi merupakan tanaman asli India yang memiliki nama ilmiah Saussurea costus. Ekstrak Qusthul Hindi digunakan dalam berbagai pengobatan tradisional, dan dikenal dengan nama minyak atsiri. Adam Prabata yang tengah menempuh pendidikan Doktoral di Kobe University menjelaskan bahwa sejumlah manfaat bisa didapatkan dengan mengonsumsi Qusthul Hindi, yakni anti-peradangan, mengurangi keluhan batuk piletk, dan antivirus.

Qusthul Hindi Herbal ini disebutkan dalam kitab pengobatan dari Assa'uth dengan Qusthul Hindi dan Qusthul Bahri yang bersumber dari Hadits Nabi berikut:

"Gunakanlah dahan kayu India, karena di dalamnya terdapat 7 macam penyembuh dan dapat menghilangkan penyakit (racun) di antaranya adalah radang penyakit paru. Ibnu Sam'an dalam haditsnya: "Karena sesungguhnya padanya terdapat obat dari tujuh macam jenis penyakit, di antaranya adalah radang penyakit paru. Lalu aku menemui Nabi sambil membawa bayiku yang belum makan makanan, lalu bayiku mengencingi beliau, maka beliau meminta air dan memercikinya. " (HR. Al-Bukhari No. 5260)

Anjuran berobat dengan Qusthul Hindi (Ud Hindi) atau Qusthul Bahri. Pengobatan ini telah dipraktekan Nabi saat ada gejala serupa seperti wabah Covid-19 (UAH). Dan zaman Nabi sudah dipraktekkan, ada gejala-gejala serupa yang pernah ditangani Nabi dengan pendekatan bisa diminum, bisa dimasukan, diteteskan ke hidung, bisa juga di asap.

Rasulullah bersabda: “Berobatlah dengan ud hindi, karena di dalamnya terdapat tujuh kesembuhan, dimasukkan melalui hidung untuk 'udzroh (amandel) dan dimasukkan melalui mulut untuk dzatul janbi (HR. Bukhori).

"Sesungguhnya, pengobatan yang paling ideal kalian lakukan adalah dengan bekam dan al-qust (costus)" (HR. Bukhari).

Rasulullah juga bersabda, "Dengan apa kalian menekan anak-anak kalian karena penyakit 'ilaq. Hendaknya kalian mempergunakan costus ini sebab pada batang tersebut terdapat tujuh obat kesembuhan yang diantaranya adalah radang selaput dada. Caranya, diteteskan pada hidung untuk mengobati radang tenggorokan dan diminumkan lewat mulut untuk mengobati radang selaput dada." (HR. Muttafaq 'alaih).

Allah tidak akan pernah salah menciptakan sesuatu. Dengan segala bentuk kekayaan alam, diantaranya memiliki fungsi dan manfaat masing-masing. Didalam Al Quran, Allah SWT telah menjelaskan bahwa "tidaklah Allah menciptakan atau menjadikan sesuatu itu sia-sia melainkan ada hikmahnya" (QS.Ali Imran ayat 191)''

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal." (QS. Ali Imran ayat 190)

Oleh karena itu, meningkatkan kualitas dan mempertahankan imunitas tubuh adalah bentuk ikhtiar kita kepada Allah. Melakukan tindakan-tindakan pencegahan agar terhindar dari berbagai penyakit. Allah menciptakan berbagai macam tumbuhan yang bermanfaat sehingga kita dapat mengkonsumsinya.

"(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (Q.S Ali Imran ayat 191)

Maka hal ini patut kita renungkan bahwa kehidupan dunia diciptakan oleh Allah SWT tidaklah sia-sia. Satu-satunya harapan hanya bersandar kepada Dzat Yang Maha kuat lagi Perkasa, yang tak satupun pihak bisa menandingi-Nya. Maka hanya kepada Allah-lah tempat berlindung. Berharap keselamatan hanya kepada Allah. Dialah Dzat Yang Maha kuat, Dzat Yang Maha Melihat yang bisa melindungi dan menyelamatkan manusia.


Post a comment

0 Comments